Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bank Jateng Koordinator Magelang Siap Layani Transaksi Devisa

Bank Jateng meresmikan layanan devisa di Bank Jateng Cabang Koordinator Magelang. Layanan ini merupakan yang kedelapan dibuka setelah sebelumnya dibuka di DI Yogyakarta pada tahun lalu.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 30 Oktober 2019  |  12:11 WIB
Direktur Keuangan Bank Jateng Dwi Agus Pramudya (tengah), didampingi oleh Pemimpin Cabang Koordinator Magelang Wahyu Wibowo dan Wakil Kepala Divisi Treasury dan Internasional Bank Jateng, Ninik, memotong tumpeng sebagai tanda peresmian layanan devisa di Bank Jateng Cabang Koordinator Magelang, Selasa (29/10 - 2019).
Direktur Keuangan Bank Jateng Dwi Agus Pramudya (tengah), didampingi oleh Pemimpin Cabang Koordinator Magelang Wahyu Wibowo dan Wakil Kepala Divisi Treasury dan Internasional Bank Jateng, Ninik, memotong tumpeng sebagai tanda peresmian layanan devisa di Bank Jateng Cabang Koordinator Magelang, Selasa (29/10 - 2019).

Bisnis.com, MAGELANG – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) meresmikan layanan devisa di Bank Jateng Cabang Koordinator Magelang, Selasa (29/10). Layanan ini merupakan yang kedelapan dibuka setelah sebelumnya dibuka di DI Yogyakarta pada tahun lalu.

Peresmian layanan transaksi devisa ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Direktur Keuangan Bank Jateng Dwi Agus Pramudya dan diberikan kepada Pemimpin Cabang Koordinator Magelang Wahyu Wibowo. Turut mendampingi Wakil Kepala Divisi Treasury dan Internasional Bank Jateng, Ninik.

“Sejak tahun 1992 Bank Jateng sudah berstatus sebagai bank devisa. Sampai saat ini sudah ada delapan layanan devisa, yakni di cabang utama Semarang, Cilacap, Solo, Jepara, Jakarta, Yogyakarta, dan sekarang di Magelang,” ujar Dwi Agus di sela-sela peresmian yang dihadiri sejumlah pengusaha Magelang.

Dwi Agus menuturkan, Magelang dinilai memiliki potensi yang besar di sektor ekonomi dan keuangan. Banyak pula pengusaha di Magelang yang telah aktif melakukan transaksi ekspor impor sehingga membutuhkan layanan transaksi devisa.

“Kami melihat di sini banyak yang bermain ekspor dan impor, seperti usaha kayu, kerajinan, dan lainnya. Termasuk sektor pariwisatanya yang banyak didatangi wisatawan mancanegara, terutama karena adanya Candi Borobudur sebagai magnet,” katanya.  

Dwi menegaskan bahwa meskipun baru dibuka di Magelang, layanan transaksi devisa yang diberikan kepada para nasabah harus maksimal. Oleh karena itu, dia meminta agar Bank Jateng Cabang Koordinator Magelang benar-benar mempersiapkan tempat pelayanan dan staf yang akan melayani transaksi tersebut.

Sementara itu, Pemimpin Cabang Koordinator Magelang Wahyu Wibowo mengaku sangat siap dengan status bank devisa ini. Di bawah koordinasinya, ia mempersiapkan tempat khusus untuk transaksi devisa dengan para staf yang sudah terlatih. 

“Kami sudah menyiapkan dengan matang sebelum peresmian layanan devisa ini. Tentu ini peningkatan bagi kita yang sudah menyandang status bank devisa. Kami sangat berterima kasih atas kepercayaannya dan siap memberi pelayanan maksimal,” ungkapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank jateng bank devisa
Editor : Farodilah Muqoddam
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top