Pasar Senggol Nasional.Is.Me Semarakkan Akhir Tahun di Grand Candi Hotel Semarang

Rangkaian agenda bulanan Pasar Senggol di Grand Candi Hotel Semarang pada tahun ini ditutup dengan acara yang mengambil tema Nasional.Is.Me.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 02 Desember 2019  |  11:55 WIB
Pasar Senggol Nasional.Is.Me Semarakkan Akhir Tahun di Grand Candi Hotel Semarang
Salah satu peserta kompetisi menyanyi lagu/lagu nasional dalam acara Pasar Senggol di Grand Candi Hotel Semarang.

 Bisnis.com, SEMARANG — Rangkaian agenda bulanan Pasar Senggol di Grand Candi Hotel Semarang pada tahun ini ditutup dengan acara yang mengambil tema Nasional.Is.Me.

Pasar Senggol Grand Candi Hotel Semarang merupakan festival kuliner yang rutin diagendakan setiap bulan. Selain menampilkan beraneka ragam kuliner yang dibanderol dengan harga di bawah Rp20.000 per porsi, acara ini juga diramaikan oleh beragam kompetisi yang melibatkan anak-anak serta keluarga.

“Pasar Senggol juga menjadi wadah bagi UMKM Semarang dan Jawa Tengah untuk mempromosikan produk dan melakukan kegiatan jual beli,” ujar Azkar Rizal Muhammad, Public Relations Grand Candi Hotel Semarang, dalam siaran pers, Senin (2/12/2019).

Mengusung tema Nasional.Is.Me, Pasar Senggol terakhir yang diadakan di tahun 2019 ini mengadakan kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk menanamkan rasa nasionalisme dan cinta Indonesia sejak dini.

Salah satu lomba yang diadakan adalah lomba menyanyi lagu nasional untuk anak-anak. Para peserta dengan rentang usia 5-10 tahun membawakan lagu-lagu nasional seperti Indonesia Raya, Garuda Pancasila, Berkibarlah Benderaku, dan lagu nasional lainnya.

Salah satu peserta bernama Kelvin (7 tahun) mengaku dirinya harus menghafal lirik lagu Rayuan Pulau Kelapa sebelum tampil, karena baru pertama kali ini Kelvin membawakan lagu Rayuan Pulau Kelapa. Biasanya ia selalu menyanyikan lagu-lagu pop atau lagu anak-anak umum setiap kali mengikuti lomba nyanyi.

Kegaiatan yang bekerja sama dengan Smart Fun Production dan DISBUDPAR Kota Semarang ini juga menghadirkan lomba baca puisi dengan tema pahlawan dan lomba Mata Pelajaran (Mapel) yangbersertifikat resmi dari DISBUDPAR Kota Semarang.

Azkar mengatakan bahwa tema Nasionalisme memang sengaja dipilih sebagai penutup Pasar Senggol di tahun 2019 supaya rasa cinta terhadap negara selalu tertancap di hati pengunjung Pasar Senggol.

“Yang namanya penutup itu harus berkesan, harus menonjolkan hal esensial yang terus diingat oleh partisipannya. Kami sengaja memilih tema Nasional.Is.Me karena buat kami menanamkan rasa bangga dan cinta terhadap Indonesia itu hal yang wajib ditanamkan sejak dini. Karena merekalah generasi-generasi penerus. Di tengah gempuran budaya barat yang semakin menggila, ini adalah upaya kami untuk mengingatkan generasi muda agar tak pernah melupakan Budaya kita sendiri. Budaya Indonesia.”

Pasar Senggol Nasional.Is.Me diikuti lebih dari 200 peserta lomba, belum termasuk pengunjung umum.Rencananya Pasar Senggol akan kembali lagi pada akhir Januari 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
hotel semarang

Editor : Ajijah
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top