Pemkab Kudus Imbau Warga Tak Kumpul Lebih dari 30 Orang

Jangan banyak kontak fisik dulu dengan yang lainnya.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 16 Maret 2020  |  18:27 WIB
Pemkab Kudus Imbau Warga Tak Kumpul Lebih dari 30 Orang
Tim medis mengevakuasi seorang pasien menuju Ruang Isolasi Khusus saat kegiatan simulasi penanganan virus Corona di RSUD Dr. Loekmono Hadi, Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (1/2/2020). - Antara/Yusuf Nugroho

Bisnis.com, SEMARANG — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus meminta masyarakat meniadakan kegiatan yang mengundang lebih dari 30 orang guna mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus Hartopo imbauan ini dikeluarkan menyusul adanya pasien positif Corona di beberapa tempat misalnya Surakarta dan Semarang.

“Kami meminta masyarakat untuk kegiatan yang melibatkan lebih dari 30 orang ditiadakan dulu. Jangan banyak kontak fisik dulu dengan yang lainnya. Kalau satu orang tidak tahu dia menderita corona lalu dia kontak fisik dengan yang lainnya, virusnya ikut menyebar ke orang tersebut,” kata Hartopo dikutip dari laman resmi Pemrov Jateng, Senin (16/3/2020).

Hartopo juga meminta masyarakat menjaga kebersihan dengan mencuci tangan pakai sabun dengan benar. Diharapkan, masyarakat dapat membiasakan cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah aktivitas mulai saat ini. Hal tersebut juga bermanfaat untuk mencegah terjangkitnya virus corona.

“Semoga ini menjadi perhatian masyarakat bahwa tindakan kecil tersebut dapat mencegah tertular virus corona,” tuturnya.

Hartopo berharap agar virus corona tidak sampai di Kabupaten Kudus. Oleh karena itu, dia mengajak masyarakat untuk mematuhi imbauan yang dikeluarkan oleh Pemkab Kudus dan menjaga kesehatan tubuh masing-masing.

“Kan kemarin ada satu kasus terduga corona di Kudus, namun hasilnya negatif. Semoga imbauan untuk menjaga kesehatan dan cuci tangan pakai sabun menjadi perhatian seluruh masyarakat,” harapnya.

Sampai saat ini, Pemerintah Kabupaten Kudus belum memberikan batasan kunjungan wisatawan ke obyek wisata di Kabupaten Kudus. Namun, Hartopo berencana melakukan screening suhu tubuh kepada pengunjung obyek wisata.

Seperti yang diketahui, salah satu ciri khas penderita corona adalah memiliki suhu tubuh di atas 38 derajat celcius. Jika terdeteksi, pengunjung akan mendapat pemeriksaan lebih lanjut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jawa tengah

Editor : Miftahul Ulum
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top