​Tetap Laksanakan Jumatan, Sejumlah Masjid Terapkan Protokol Kesehatan

Sejumlah masjid di Jawa Tengah memutuskan untuk tetap menggelar salat Jumat. Untuk memastikan persiapannya, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo bersepeda keliling Kota Semarang dan mengunjungi sejumlah masjid.
Alif Nazzala Rizqi
Alif Nazzala Rizqi - Bisnis.com 20 Maret 2020  |  11:53 WIB

Bisnis.com, SEMARANG - Sejumlah masjid di Jawa Tengah memutuskan untuk tetap menggelar salat Jumat. Untuk memastikan persiapannya, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo bersepeda keliling Kota Semarang dan mengunjungi sejumlah masjid.

Ganjar bersama rombongan pertama mampir di Masjid al-Hikmah Gayamsari Kota Semarang. Setelah itu, Ganjar berkeliling mengecek laboratorium kesehatan Jawa Tengah, SDN 1 Kalicari Semarang dan mampir di Masjid Agung Kauman Kota Semarang.

Di dua masjid yang dikunjungi, Ganjar berdialog dengan pengurus tentang persiapan pelaksanaan salat Jumat. Ganjar memastikan bahwa standar protokol keamanan telah dilaksanakan dengan baik.

"Karpet sudah digulung semua kan? Lantai sudah dipel dan pintu masuk nanti dibatasi. Sediakan sabun dan hand sanitizer di tempat wudu," kata Ganjar seperti disebutkan dalam keterangan tertulis, Jumat (20/3/2020).

Ganjar melihat detil persiapan dua masjid itu untuk memastikan semua regulasi yang ditetapkan dijalankan dengan baik. Saat melihat tidak ada sabun di tempat wudu Masjid Agung Kauman Semarang, Ganjar dengan tegas memanggil pengurus.

"Itu kok tidak ada sabunnya? Ini serius lho, jangan anggap sepele," tegas Ganjar.

Salah satu pengurus masjid mengatakan memang belum menyediakan sabun di tempat wudu. Meski begitu, para jamaah sebelum masuk, tangannya akan disemprot dengan cairan disinfektan.

"Jangan begitu, ini saya kasih uang untuk beli sabun. Sekarang langsung beli dan taruh di tempat-tempat wudu itu," ucap Ganjar sambil memberikan sejumlah uang kepada pengurus.

Sekertaris Badan Pengelola Masjid Agung Kauman Semarang Abdul Wahid mengatakan pelaksanaan salat Jumat tetap akan dilaksanakan di masjid itu. Meski begitu, pihaknya sudah melakukan sejumlah antisipasi sesuai aturan yang berlaku.

"Nanti setiap jamaah yang masuk, tangannya kami semprot cairan disinfektan. Kemudian kami membatasi pintu masuk dan ada penjagaan agar semua aman," tegasnya.

Untuk pelaksanaan salat di dalam masjid, pihaknya akan mengatur shaf para jamaah. Nantinya, shaf tidak boleh terlalu dekat agar semua terhindar dari penyebaran virus Corona.

"Ini nanti diminta Pak Ganjar untuk membeli sabun dan diletakkan di tempat wudu. Langsung kami laksanakan perintah itu," katanya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ganjar pranowo, masjid, Virus Corona

Editor : Saeno
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top