Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Di Hadapan Jokowi, Bupati Karanganyar Sebut Covid-19 Sudah Berlalu

Juli menuturkan pihaknya telah melayangkan surat kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian untuk meminta izin membahas APBD perubahan.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 30 Juni 2020  |  11:08 WIB
Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat memberikan pernyataan tentang melarang masyarakat Karanganyar berhalalbihalal, Senin (18/5/2020). - JIBI/Sri Sumi Handayani\n
Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat memberikan pernyataan tentang melarang masyarakat Karanganyar berhalalbihalal, Senin (18/5/2020). - JIBI/Sri Sumi Handayani\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Bupati Karanganyar Juliyatmono mendesak agar segera dilakukan pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk menggerakkan perekonomian di daerah akibat dampak pandemi Covid-19.

“Kami hanya mohon izin Pak Gubernur [Ganjar Pranowo] melalui Bapak Presiden kami sudah mengusulkan untuk memulai menggerakkan ekonomi baru melalui pembasahan APBD perubahan. Karena semua anggaran kemarin kita refocusing khusus untuk menangani dampak Covid-19 ini,” kata Juli saat memberi keterangan kepada Presiden Joko Widodo pada Selasa (30/6/2020).

Juli menuturkan pihaknya telah melayangkan surat kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian untuk meminta izin membahas APBD perubahan.

“APBD perubahan ini untuk mengembalikan refocusing anggaran kemarin yang digunakan untuk menangani dampak pandemi Covid-19,” ujarnya.

Ihwal pandemi Covid-19, dia menanggap, virus corona  sudah berlalu. Dengan demikian, dia menuturkan, pihaknya tidak ingin terlalu larut di dalam pandemi Covid-19.

“Kita berdoa kepada Tuhan karena Covid-19 ini juga mahkluk Tuhan. Pendekatannya harus dengan cara-cara spiritualitas, berdoa sambil ikthiar. Tetapi untuk menggerakkan ekonomi, kami mohon izin supaya APBD perubahan bisa segera dibahas,” kata dia.

Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja kedua di tengah pandemi Covid-19. Dia bersama rombongan bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Inodnesia-1 ke Jawa Tengah, Selasa (30/6/2020) pagi.

Secara umum ada dua agenda Jokowi di Jawa Tengah, yakni memantau penanganan Covid-19 dan terkait ekonomi.

Adapun berdasarkan data Gugus Tugas Covid-19, laju penambahan kasus positif baru di Jawa Tengah cukup kencang dalam satu pekan terakhir. Per 29 Juni 2020, provinsi yang dipimpin oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melaporkan 198 orang baru terinfeksi virus dalam satu hari. Dengan demikian total pasien terkonfirmasi positif, secara akumulasi, sebanyak 3.680 orang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi jateng Virus Corona covid-19
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top