Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kompleks Stadion Manahan Dibuka Kembali untuk Umum

Khusus untuk olahraga, tidak boleh untuk kegiatan lainnya.
Stadion Manahan./Antara-Akbar Nugroho Gumay
Stadion Manahan./Antara-Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, SOLO — Seiring pelonggaran aktivitas masyarakat, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo akan membuka kompleks Stadion Manahan untuk umum mulai Minggu (12/7/2020).

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengatakan aktivitas yang diperbolehkan diadakan di dalam lingkungan Manahan tersebut adalah olahraga.

“Mulai Minggu [12/7/2020] nanti Manahan akan kami minta untuk dibuka. Khusus untuk olahraga, tidak boleh untuk kegiatan lainnya,” ujar Wali Kota kepada wartawan, Jumat (10/7/2020) di Stadion Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo.

Rudi menegaskan meskipun kompleks Manahan dibuka, masyarakat harus tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan persebaran Covid-19, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan tidak berkerumun.

Masyarakat juga diminta segera pulang ke rumah seusai berolahraga. "Harus pakai masker, jaga jarak, tidak boleh nongkrong. Di dalam juga tidak boleh ada pedagang," imbuh Rudy, sapaan akrab Wali Kota.

Jika melanggar ketentuan tersebut, pihaknya menyiapkan sanksi sosial bersih-bersih kompleks Manahan hingga menyanyikan lagu-lagu perjuangan.

Lebih jauh, jika pelanggaran tersebut terajadi berulang-ulang, maka dia tidak segan-segan untuk menutup kembali kompleks stadion tersebut untuk umum. "Masyarakat juga harus patuh. Kalau tidak bisa diatur nanti [Manahan] ditutup lagi," tutur Rudy.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Solo, Arif Darmawan mengatakan Satpol PP akan menempatkan personelnya di pintu masuk. Hal itu untuk memastikan warga menggunakan masker sebelum memasuki kompleks Stadion Manahan.

Selain itu, personelnya juga akan memeriksa suhu tubuh setiap orang yang masuk dengan thermo gun untuk mengecek dini kesehatan mereka.

"Terkait perintah Pak Wali Kota ini kami siapkan personel untuk mengecek setiap orang yang masuk Kompleks Manahan dan melarang warga yang tidak memakai masker. Kalau ada yang berkerumun juga akan kami bubarkan. Ini sebenarnya untuk kepentingan mereka sendiri," kata dia.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Akhmad Ludiyanto
Editor : Miftahul Ulum
Sumber : JIBI/Solopos

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper