Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Rizal Ramli: Relokasi Pabrik dari China ke Jateng Jadi Momentum

Pengembangan industri padat karya di sepanjang wilayah pantai utara menjadi salah satu potensi di Jawa Tengah karena biaya tenaga kerja maupun harga lahan yang murah.
Alif Nazzala Rizqi
Alif Nazzala Rizqi - Bisnis.com 15 Agustus 2020  |  07:57 WIB
Ekonom Rizal Ramli (kiri) berdiskusi soal impor beras di DPR, Kamis (20/9)./JIBI/BISNIS - John Andi Oktavei
Ekonom Rizal Ramli (kiri) berdiskusi soal impor beras di DPR, Kamis (20/9)./JIBI/BISNIS - John Andi Oktavei

Bisnis.com, SEMARANG - Ekonom senior, Rizal Ramli mengatakan, Provinsi Jawa Tengah memiliki potensi yang besar untuk memajukan daerahnya. 

Salah satunya, sebut Rizal Ramli, pengembangan industri padat karya di sepanjang wilayah pantai utara karena biaya tenaga kerja maupun harga lahan yang murah.

"Saya menyarankan kepada pemerintah untuk agresif untuk mengundang investor dari luar negeri untuk mendirikan industrinya di Jawa Tengah itu sangat menarik," ujar Rizal Ramli dalam acara Ngopi (Ngobrol Perkembangan Indonesia) Bareng RR melalui virtual, Jumat (14/8/2020).

Dia menjelaskan, banyak pabrik-pabrik di China mulai keluar negara asalnya untuk relokasi. Hal tersebut merupakan potensi yang sangat bagus untuk bisa ditarik ke Jawa Tengah.

Menurut Menko Ekuin era Presiden Gus Dur ini, Jawa Tengah sebenarnya memiliki banyak kelebihan terkhusus SDM-nya yang dikenal rajin dan ulet bekerja.

Selain potensi itu, di daerah pantai utara Jawa Tengah juga punya potensi untuk dijadikan base industri menyerupai kawasan Bekasi di Jawa Barat. Untuk itu Rizal Ramli berharap pemerintah terus melakukan berbagai strategi dan inovasi untuk membangun Jawa Tengah. 

Sementara itu, menurutnya, pemerintah belum serius mengatasi dampak pandemi Covid-19 atau virus corona. Stimulus yang digelontorkan, menurut Rizal Ramli, belum sampai ke masyarakat bawah. 

Rizal-pun berpendapat bahwa Indonesia sudah krisis, jauh sebelum ada wabah corona. Begitu ada wabah asal Wuhan, China ini, kondisinya makin anjlok hingga ekonomi nasional minus 5,32 persen pada kuartal II 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rizal ramli relokasi pabrik
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top