Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ganjar Beri Syarat Khusus Bioskop di Jateng Bisa Dibuka

Gubernur berpendapat untuk Jawa Tengah ya hati-hati dulu, apalagi Kota Semarang, saya menyarankan jangan sekarang.
Alif Nazzala R.
Alif Nazzala R. - Bisnis.com 27 Agustus 2020  |  17:51 WIB
Pengunjung menyaksikan film dari dalam kendaraan (drive in) di lahan parkir Distric 1 Meikarta, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (4/6/2020). Hiburan yang diadakan jelang kenormalan baru ini tersedia dengan kapasitas maksimal 30 unit mobil dan tanpa dipungut bayaran. - Bisnis/Arief Hermawan P.
Pengunjung menyaksikan film dari dalam kendaraan (drive in) di lahan parkir Distric 1 Meikarta, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (4/6/2020). Hiburan yang diadakan jelang kenormalan baru ini tersedia dengan kapasitas maksimal 30 unit mobil dan tanpa dipungut bayaran. - Bisnis/Arief Hermawan P.

Bisnis.com, SEMARANG - Gabungan Pengelola Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) berencana membuka serentak bioskop di seluruh indonesia pada September bulan depan. Saat ini, GPBSI sedang mengurus SK izin bioskop kepada pemerintah.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mewanti-wanti betul agar pengusaha bioskop berhati-hati. Sebab, masih banyak daerah di Jawa Tengah yang penyebaran Covid-19 masih cukup tinggi.

"Untuk Jawa Tengah ya hati-hati dulu, apalagi Kota Semarang, saya menyarankan jangan sekarang," kata Ganjar, Kamis (27/8/2020).

Sebenarnya, Ganjar berharap pengusaha bioskop melakukan inovasi berupa bioskop drive in yang pernah dilakukan di Marina Convention Centre (MCC) beberapa waktu lalu. Sebab dengan cara itu, maka penonton akan mempersiapkan diri dengan baik di mobil masing-masing dan mengurangi resiko penularan.

"Kalau boleh ya, bioskopnya itu dengan drive in. Saya kepengen justru pengusaha bioskop membuka itu. Jadi, bioskopnya tetap jalan, masyarakat aman," jelasnya.

Kalau memang dipaksakan masuk dalam gedung bioskop seperti biasanya, Ganjar meminta pengelola mempersiapkan betul protokol kesehatannya. Ia meminta pengelola memasang Hepa Filter di gedung bioskop masing-masing.

"Juga kalau bisa dipasang UV di dalamnya, kalau itu semua dilengkapi, mungkin akan sedikit aman," jelasnya.

Sebab jika tidak, maka potensi penularan Covid-19 di dalam gedung bioskop cukup tinggi. Karena posisinya yang tertutup rapat, Ganjar khawatir virus akan mudah menyebar.

"Itu kalau ada orang droplet di situ, kemudian AC nya tinggi dan muter-muter terus di situ. Itu kan berbahaya. Itu yang ingin saya ingatkan," tegasnya.

Namun seandainya di daerah-daerah yang sudah masuk zona hijau dan sudah dipersiapkan dengan baik protokol kesehatannya, maka ia mengizinkan untuk digelar uji coba.

"Kalau hijau dan sudah disiapkan protokolnya dengan baik, saya kira boleh juga dilakukan uji coba," pungkasnya.

Sekadar diketahui, Gabungan Pengelola Bioskop Seluruh Indonesia menyatakan segera membuka secara serentak bioskop di seluruh Indonesia. Pembukaan dilakukan setelah izin dari pemerintah yang sudah diajukan keluar.

Ketua GPBSI, Djonny Syafruddin mengatakan, pengurusan izin telah dilakukan dan diperkirakan akan keluar dalam waktu 2-3 hari. Setelah izin keluar, maka akan dilakukan pengiriman film-film ke daerah secara serentak. Direncanakan, bioskop akan mulai dibuka pada minggu pertama September bulan depan. (k28)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng bioskop
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top