Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Besok Buruh Bakal Demo di Semarang, Ganjar Minta Dipertimbangkan Ulang

Ganjar khawatir karena masih ada yang memutuskan mengambil langkah turun ke jalan atau demonstrasi.
Alif Nazzala R.
Alif Nazzala R. - Bisnis.com 11 Oktober 2020  |  17:18 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat melakukan audiensi dengan DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jateng. - Bisnis/Alif N.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat melakukan audiensi dengan DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jateng. - Bisnis/Alif N.

Bisnis.com, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menerima informasi akan adanya aksi demo dari para buruh di Semarang, Senin (12/10/2020) besok. Ganjar meminta agar semua pihak memahami kondisi pandemi Covid-19.

Ganjar pun mengaku sudah berdiskusi termasuk dengan buruh, terutama meminta bantuan agar meminimalisir terjadinya kerumunan yang berpotensi penularan virus corona. Sebab, saat ini pandemi Covid-19 masih ada.

“Saya hanya minta bantuan, tolong mari kita hentikan kerumunan-kerumunan itu. Ayo semua bareng-bareng menyelesaikan dengan duduk, kami siapkan ruangnya. mari kita bicara dengan baik-baik,” tegas Ganjar di rumah dinasnya, Minggu (11/10/2020).

Bahkan, kata Ganjar, pihaknya juga akan maksimal dalam menjembatani. Misalnya, lanjut Ganjar, dengan mengundang narasumber-narasumber terkait ke Jawa Tengah.

“Apakah dari pemerintah, apakah dari DPR RI, bisa kok kita undang,” kata Ganjar.

Ganjar mengaku khawatir, karena masih ada yang memutuskan mengambil langkah turun ke jalan atau demonstrasi. Ganjar berharap, seluruh pihak bisa bersama-sama memahami situasi pandemi ini.

“Ini yang bikin kita deg-degan terus menerus, begitu ada kerumunan ini sudah pasti besok meningkat ini. Pandemi ini belum selesai nanti yang positif meningkat dan ini akan makin panjang lagi. Saya minta tolong betul kepada kawan-kawan untuk tidak ke jalan agar kita bisa mencegah terjadinya penularan,” terangnya.

Di sisi lain, Ganjar juga berharap tidak terjadi demonstrasi untuk mengurangi potensi keterlibatan pelajar. Hal ini, menyusul aksi demonstrasi pada Rabu (7/10/2020) lalu yang berujung ricuh dan sejumlah pelajar diamankan.

“Harapan kita semua orangtua menjadi peduli sekarang. Sehingga kalau ada berita ngajak demo atau sebagainya orangtua sudah langsung waspada, peduli. Alarmnya bunyi dan itu artinya untuk menjaga anak secara bersama-sama,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jateng, Suhartoyo mengapresiasi Gubernur Jateng yang bersedia menerima kedatangan mereka untuk tukar pikiran.

“Pak Ganjar membuka dialog untuk memberikan (kesempatan) kepada kita artinya apa yang kita inginkan dengan undang-undang itu, beserta PPnya. Nah nanti RPPnya itu, nanti kita akan membuatkan satu usulan yang akan dikawal pak Ganjar,” katanya. (k28)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng cipta kerja
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top