Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penyelidikan Mobilio Maut, Hasil Tes Alhokol Pengemudi Diluar Dugaan

Polres Sleman tidak menghilangkan bukti berupa satu botol minuman keras (miras) tersegel, satu botol miras dalam kondisi pecah, dan satu botol air mineral berisi satu liter ciu yang ditemukan petugas dari dalam mobil.
Lajeng Padmaratri
Lajeng Padmaratri - Bisnis.com 16 Oktober 2020  |  13:02 WIB
Salah satu kendaraan roda empat yang terlibat kecelakaan di Jalan Magelang Km 8, Sendangadi, Mlati, Sleman, Sabtu pagi, dalam kondisi rusak berat. - Antara/Istimewa
Salah satu kendaraan roda empat yang terlibat kecelakaan di Jalan Magelang Km 8, Sendangadi, Mlati, Sleman, Sabtu pagi, dalam kondisi rusak berat. - Antara/Istimewa

Bisnis.com, SLEMAN — Polres Sleman menyatakan pengemudi Honda Mobilio yang terlibat kecelakaan maut dengan Xpander di Jalan Magelang KM 8, Sendangadi, Mlati, Sleman pada Sabtu (3/10/2020) pagi negatif mengonsumsi alkohol. Hingga saat ini kepolisian masih memeriksa sejumlah saksi terkait insiden ini.

Kasatlantas Polres Sleman, AKP Mega Tetuko, menyatakan kepolisian telah menerima hasil uji kandungan alkohol dari laboratorium terhadap pengemudi dan dua penumpang Mobilio lainnya. Hasil tes terhadap ketiganya menunjukkan tidak ada kandungan alkohol yang memabukan.

"Hasil tes darah pengemudi dan penumpang Mobilio masih normal, artinya mereka negatif mengonsumsi alkohol," kata AKP Mega pada Kamis (15/10/2020).

Kendati demikian, Polres Sleman tidak menghilangkan bukti berupa satu botol minuman keras (miras) tersegel, satu botol miras dalam kondisi pecah, dan satu botol air mineral berisi satu liter ciu yang ditemukan petugas dari dalam mobil. Botol minuman keras itu yang membuat polisi sempat menduga sopir Mobilio dalam keadaan mabuk sehingga tak mampu mengendalikan mobilnya.

Mega melanjutkan, hingga saat ini Polres Sleman belum menetapkan tersangka atas insiden yang menewaskan 4 orang penumpang Mobilio ini. Seorang pengemudi dan dua penumpang Mobilio yang selamat saat ini berstatus saksi. Demikian pula pengemudi Mitsubishi Xpander yang terlibat kecelakaan dan sejumlah saksi di lokasi turut dimintai keterangan.

"Korban selamat statusnya sebagai saksi karena kondisinya belum stabil. Kemarin mereka baru bisa dimintai keterangan," kata Mega. Dalam waktu dekat, pihaknya juga akan melaksanakan gelar perkara.

Kecelakaan di Jalan Magelang KM 8, Mlati Glondong, Sendangadi, Mlati, Sleman, terjadi pada Sabtu (3/10/2020). Honda Mobilio H-8571-RG bertabrakan Mitsubishi Xpander B-2004-BZP. Empat penumpang meninggal dunia dalam kejadian ini.

Kejadian bermula sekitar pukul 06.00 WIB, Mobilio melaju dari arah utara dengan kecepatan tinggi. Mobil itu diketahui oleng melewati batas jalan dan menabrak Xpander yang melaju dari selatan.

Mobilio berwarna merah itu berisi tujuh penumpang dan dikemudikan oleh Wirangga Arrazi, 17, warga Semarang. Sementara, Xpander dikemudikan Noor Jahid, 48, warga Balikpapan seorang diri.

Keempat korban meninggal yang merupakan penumpang Mobilio antara lain Rizqi Badrul Tamam, 19; Dava, 14; Satria Danda, 14; serta Abil, 16. Keempat korban meninggal dunia juga berasal dari Semarang dan berstatus pelajar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kecelakaan yogyakarta

Sumber : JIBI/Harian Jogja

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top