Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bus Trans Jateng Mulai Beroperasi di Kawasan Industri Kendal

Pada 2021, diproyeksikan sebanyak 12.000 pekerja akan berkegiatan di Kawasan Industri Kendal (KIK) sehingga layanan transportasi umum akan sangat dibutuhkan.
Farodilah Muqoddam
Farodilah Muqoddam - Bisnis.com 15 Oktober 2020  |  17:32 WIB
(Dari kiri) Presiden Direktur Kawasan Industri Kendal (KIK) Stanley Ang, Bupati Kendal Mirna Annisa, Kepala Dinas Perhubungan Jateng Satriyo Hidayat, Direktur Eksekutif KIK Didik Purbadi, dan Kepala Dinas Perhubungan Kendal Suharjo, saat acara peluncuran layanan Trans Jateng di kawasan KIK, Kamis (15/10 - 2020). Bus Trans Jateng mulai beroperasi sejak hari ini untuk memfasilitasi mobilitas para pekerja di KIK. (Foto: Istimewa)
(Dari kiri) Presiden Direktur Kawasan Industri Kendal (KIK) Stanley Ang, Bupati Kendal Mirna Annisa, Kepala Dinas Perhubungan Jateng Satriyo Hidayat, Direktur Eksekutif KIK Didik Purbadi, dan Kepala Dinas Perhubungan Kendal Suharjo, saat acara peluncuran layanan Trans Jateng di kawasan KIK, Kamis (15/10 - 2020). Bus Trans Jateng mulai beroperasi sejak hari ini untuk memfasilitasi mobilitas para pekerja di KIK. (Foto: Istimewa)

Bisnis.com, KENDAL — Layanan Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jateng resmi beroperasi di Kawasan Industri Kendal (KIK) pada Kamis (15/10/2020). Layanan transportasi umum itu diharapkan dapat membantu mobilitas para pegawai yang bekerja di kawasan industri tersebut.

BRT Trans Jateng di KIK akan melayani koridor Semarang – Kendal. Selain itu, BRT Trans Jateng juga akan mengangkut penumpang dari terminal Mangkang Semarang dan terminal Bahurekso Kendal.

Pada tahap awal operasional BRT, bus dari terminal Mangkang akan melewati shelter Semarang Zoo sebelum memasuki KIK dan terminal Bahurekso yang akan melewati Alun-Alun Kendal dan akan masuk di KIK.

Jadwal operasional BRT Trans Jateng di KIK akan dibagi menjadi dua jam operasional, yaitu 2 rit saat pagi pukul 06.30 – 09.00 WIB dan 2 rit saat sore pada pukul 14.30 – 17.30 WIB. Penumpang akan dikenakan tarif sebesar Rp 2,000 untuk pelajar, buruh, dan veteran. Sementara untuk umum tarifnya adalah Rp 4,000.

Saat ini, KIK telah menampung sebanyak 900 pekerja dari para tenant yang sudah beroperasi, 65 tenaga pengajar Politeknik Furnitur, dan 300 mahasiswanya. Apabila seluruh tenant di KIK sudah beroperasi, maka akan terdapat 8.450 pekerja dengan proyeksi hingga 12.000 pekerja pada 2021 nanti.

Dalam acara peluncuran layanan BRT, Kepala Dinas Perhubungan Jawa Tengah Satrio Hidayat meminta agar para pekerja di KIK memanfaatkan menggunakan layanan transportasi umum ini. “Selain karena tarifnya yang murah, menggunakan BRT juga jauh lebih praktis,” katanya.

Presiden Direktur Kendal Industrial Park, Stanley Ang, mengapresiasi kepercayaan pemerintah dalam memberikan izin operasi BRT Trans Jateng di KIK. Senada dengan Satrio, Stanley juga meminta agar para perwakilan tenant yang hadir dalam acara peluncuran untuk melakukan sosialisasi layanan BRT Trans Jateng ini kepada para karyawannya.

“Kepada seluruh tenant, terus informasikan mengenai layanan Trans Jateng ini ke karyawan,” katanya.  

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KIK Kendal

Sumber : Muhammad Faisal Nur Ikhsan

Editor : Others
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top