Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Karaoke dan Spa di Semarang Telah Buka, Bioskop Segera Menyusul

Diperlukan komitmen yang kuat baik dari pengelola ataupun pengunjung bioskop dalam mematuhi protokol kesehatan.
Muhammad Faisal Nur Ikhsan
Muhammad Faisal Nur Ikhsan - Bisnis.com 19 Oktober 2020  |  16:15 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Bisnis.com, SEMARANG – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang mulai meninjau kesiapan bioskop dalam menerapkan protokol kesehatan.

Kepala Disbudpar Kota Semarang, Indriyasari, menjelaskan bioskop sudah tutup 7-8 bulan, persiapan pembukaan yang dilakukan juga sudah cukup bagus. "Mulai pembelian tiket, makanan, toilet, pintu keluar dan masuk juga sudah mengacu pada protokol kesehatan,” jelas wanita yang akrab disapa Iin ini, Senin (19/10/2020).

Terkait ketakutan masyarakat soal sirkulasi udara di dalam bioskop, Iin menjelaskan bahwa hal tersebut sudah ditinjau oleh Disbudpar. “Kebetulan kami sudah cek langsung, ternyata di dalam [ruangan bioskop] sudah ada pendingin udara serta exhaust yang dilengkapi filter udara sehingga sirkulasi udara di bioskop tetap terjaga,” ungkapnya.

Meskipun demikian, Iin belum bisa memastikan kapan bioskop-bioskop di Kota Semarang bisa mulai beroperasi. “Belum berani memastikan, karena ada beberapa hal yang mesti diperhatikan bersama,” jelasnya.

Menurutnya, diperlukan komitmen yang kuat baik dari pengelola ataupun pengunjung bioskop dalam mematuhi protokol kesehatan. “Jangan sampai tempat duduk sudah diatur berjarak ternyata di dalam [pengunjung] melakukan pindah tempat,” tambahnya.

Iin juga menjelaskan bahwa selain bioskop, di Kota Semarang sendiri sektor usaha hiburan seperti karaoke, spa, dan permainan anak sudah dibuka. “Kalau untuk hiburan di Kota Semarang sudah dibuka sejak Juli kemarin, tapi hanya mereka yang siap. Sampai sekarang masih kita pantau terkait kepatuhan dan jam operasionalnya,” tambahnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng semarang
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top