Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lonjakan Pasien Covid-19, RSUD Wonogiri Tambah Ruang Isolasi

Penuhnya ruang isolasi reguler membuat pihak RS mengubah Bangsal Teratai menjadi ruang isolasi. Pada kondisi normal, bangsal itu untuk merawat pasien infeksius atau berpenyakit menular.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 05 Desember 2020  |  17:31 WIB
Petugas medis bersiap memakai alat pelindung diri. - Antara
Petugas medis bersiap memakai alat pelindung diri. - Antara

Bisnis.com, WONOGIRI — Lonjakan jumlah pasien Covid-19 memaksa RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri menambah satu ruang isolasi pasien Covid-19, sejak awal Desember lalu. Ruangan itu berkapasitas 11 tempat tidur.

Sebanyak 29 tempat tidur yang tersedia sebelumnya sudah penuh alias overload. Berdasar data yang dihimpun Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI), pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Wonogiri hingga Sabtu (5/1/2020) siang ada 32 orang. Perinciannya, 17 di antaranya adalah pasien positif Covid-19 yang dirawat di ruang isolasi. Sebanyak 15 sisanya adalah pasien suspect dan probable.

Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Wonogiri, dr. Gatot Tri Wibowo, menginformasikan penuhnya ruang isolasi reguler membuat pihak RS mengubah Bangsal Teratai menjadi ruang isolasi. Pada kondisi normal, bangsal itu untuk merawat pasien infeksius atau berpenyakit menular.

“Penempatan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dengan pasien suspek atau probable memakai sistem kohort. Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 tidak mungkin dijadikan satu dengan pasien suspect atau probable. Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dijadikan satu dengan pasien dengan status yang sama. Demikian halnya pasien suspect dan probable. Memang rumit, tapi harus dilakukan karena penentuan penempatannya memang harus hati-hati,” kata dr. Gatot saat dihubungi JIBI.

Sementara itu, kasus Covid-19 di Wonogiri dalam empat hari terakhir terus melonjak. Pada Senin (30/11/2020) lalu, jumlah pasien positif Covid-19 secara akumulasi tercatat 705 orang. Sebanyak 36 orang di antaranya dirawat di RS, 33 orang isolasi mandiri, 34 orang meninggal dunia, dan 602 sembuh.

Kemudian pada Jumat (4/12/2020), jumlah pasien positif Covid-19 bertambah menjadi 801 orang. Sebanyak 37 orang di antaranya dirawat di RS, 22 orang isolasi mandiri, 704 orang sembuh, dan 38 orang meninggal dunia.

Dari data itu diketahui, sejak Senin hingga Jumat, pasien Covid-19 bertambah 96 orang. Di sisi lain warga yang sembuh juga bertambah sebanyak 102 orang. Warga meninggal dunia akibat terinfeksi Covid-19 bertambah empat orang.

Sementara itu, hingga berita ini tayang, Kepala Dinas Kesehatan Wonogiri, Adhi Dharma, belum dapat dimintai konfirmasi.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Wonogiri menyiapkan dua lokasi isolasi mandiri terpusat, yakni di RS PKU Muhammadiyah Wonogiri dan Gedung Sanggar Kegiatan Belajar di Desa Bulusulur, Kecamatan Wonogiri. Langkah ini untuk mengantisipasi jika terjadi ledakan kasus Covid-19. RS PKU Muhammadiyah memiliki 20 unit tempat tidur untuk isolsai, sedangkan Gedung Sanggar Kegiatan Belajar dapat menampung 17 unit tempat tidur isolasi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng wonogiri Virus Corona

Sumber : JIBI/Solopos

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top