Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bencana Banjir Bayangi Jateng, Begini Penjelasannya

Kalau untuk kondisi sekarang hampir seluruh daerah di Jawa Tengah itu rawan. Tidak ada daerah di Jawa Tengah yang bebas banjir.
M Faisal Nur Ikhsan
M Faisal Nur Ikhsan - Bisnis.com 18 Januari 2021  |  16:11 WIB
Foto udara aliran Sungai Serayu yang meluap dan merendam permukiman, area persawahan dan sejumlah ruas jalan di Desa Pegalongan, Patikraja, Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (3/12/2020). - Antara/Idhad Zakaria
Foto udara aliran Sungai Serayu yang meluap dan merendam permukiman, area persawahan dan sejumlah ruas jalan di Desa Pegalongan, Patikraja, Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (3/12/2020). - Antara/Idhad Zakaria

Bisnis.com, SEMARANG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan risiko bencana hidrometeorologi yang akan terjadi selama dua bulan ke depan.

“Sampai Maret masih ada potensi multi-resiko, tapi untuk hidrometeorologi puncaknya pada Januari-Februari. Tapi seiring dengan itu, potensi kegempaan juga meningkat. Mohon kewaspadaan masyarakat,” ungkap Dwikorita Karnawati, Kepala BMKG dalam konferensi pers yang dilakukan secara daring pada Jumat lalu (15/1/2021).

Berdasarkan data BMKG, beberapa wilayah di Indonesia memiliki potensi banjir menengah. Potensi kebencanaan ini juga terjadi di Jawa Tengah dan DIY. BMKG memperkirakan pada 16-21 Januari 2021 beberapa wilayah di Indonesia termasuk Jawa Tengah dan DIY akan diterpa hujan dengan intensitas sedang-lebat Potensi gelombang tinggi juga terjadi pada 15 – 24 Januari 2021.

Dikki Rulli Perkasa, Kepala Bidang Penanganan Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah, mengimbau kepada masyarakat untuk mulai mewaspadai bencana banjir dan longsor akibat tingginya curah hujan tersebut. “Potensi curah hujan tinggi cukup banyak [terjadi] di tempat kita, itu merata,” jelasnya ketika diwawancarai melalui telepon, Senin (18/1/2021). 

Masyarakat Jawa Tengah diminta untuk aktif memantau kondisi cuaca. Khususnya, bagi mereka yang tinggal di sekitaran aliran sungai. Pasalnya, tak ada wilayah di Jawa Tengah yang bebas dari potensi bencana banjir.

“Kalau untuk kondisi sekarang hampir seluruh daerah di Jawa Tengah itu rawan. Tidak ada daerah di Jawa Tengah yang bebas banjir,” jelasnya.

Sebelumnya, curah hujan yang tinggi menyebabkan banjir di beberapa daerah di Jawa Tengah. Di Ungaran, tepatnya di wilayah hulu sungai Pengkol, hujan deras menyebabkan aliran sungai tersebut meluap ke perumahan warga. Sementara itu, di Grobogan banjir ikut menghambat jalur transportasi kereta api.

Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro, dalam siaran persnya Minggu (17/1/2021) menyatakan bahwa hujan deras merendam jalur rel sepanjang 400 meter. Ketinggian genangan dilaporkan mencapai 10 cm. Genangan yang terjadi di antara Stasiun Brumbung dan Tanggung tersebut menyebabkan jalur kereta api rute Semarang – Solo dialihkan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top