Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Purworejo Rampungkan 17 Proyek Senilai Rp85 Miliar

Jalur distribusi dan produksi kini terkoneksi dengan infrastruktur yang lebih memadai. Hal ini diharapkan jadi daya tarik buat investor.
M Faisal Nur Ikhsan
M Faisal Nur Ikhsan - Bisnis.com 07 Februari 2021  |  08:42 WIB
Purworejo Rampungkan 17 Proyek Senilai Rp85 Miliar
Overpass Tegalgondo, Purworejo. - purworejokab.go.id
Bagikan

Bisnis.com, PURWOREJO – Sebanyak 17 proyek pada 2020 telah diresmikan Bupati Purworejo Agus Bastian, Kamis (4/2/2021). Berlokasi di Pasar Purworejo, proyek senilai total Rp85,011 miliar tersebut diresmikan secara simbolis.

Sebagian besar proyek pembangunan 2020 berupa peningkatan dan pemeliharaan jalan. Infrastruktur ini merupakan urat nadi untuk menghubungkan kawasan produksi dengan distribusi, mempermudah akses ke kawasan wisata, membuka lapangan kerja baru, dan mempercepat peningkata nilai tambah perekonomian masyarakat,” jelas Agus dalam keterangan tertulis.

Selain meresmikan 17 proyek tersebut, Pemerintah Kabupaten Purworejo juga telah meresmikan proyek overpass Tegalgondo di Kecamatan Butuh. Proyek tersebut bersumber dari dana Kementerian Perhubungan. Adapun Kemenhub juga memberikan dana bantuan teknis berupa pembangunan jalur sepeda segmen 1 dan 2, 12 rak sepeda, serta 6 halte angkutan.

Berbagai infrastruktur baru tersebut diharapkan mampu menjadi daya tarik bagi investor yang ingin masuk ke wilayah ini. “Kondisi infrastruktur yang baik akan mendukung iklim investasi. Sebab, sebelum memutuskan [untuk] menanam modal di suatu daerah, investor pasti telebih dulu melihat infrastruktur, terutama akses jalan,” tutup Agus.

Purworejo memang dikenal memiliki berbagai potensi usaha. Beberapa produk yang dihasilkan di daerah ini bahkan telah menembus pasar ekspor. Misalnya saja industri gula semut yang berlokasi di Desa Krendetan, Kecamatan Bagelen. Produk tersebut telah mampu menembus pasar Amerika Serikat, Arab Saudi, dan India.

Industri yang mulai beroperasi sejak 2010 ini setiap minggunya dapat memproduksi 3 kwintal gula. Selain pasar mancanegara, produk ini juga didistribusikan di Pulau Jawa dan Bali.

Pada tahun ini, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Purworejo ditargetkan mencapai Rp322.798.976.685. Komponen utamanya berasal dari usaha lain-lain dengan angka mencapai Rp210.836.513.403. Pendapatan dari pajak serta retribusi daerah masing-masing ditargetkan di angka Rp78.892.114.588 dan Rp22.528.793.602. Sementara hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan PAD-nya ditargetkan mencapai Rp10.541.555.092.

Pada 2021, Pendapatan Transfer ditargetkan mencapai Rp1,83 triliun. Utamanya berasal dari transfer pemerintah pusat sebesar Rp1,7 triliun, sementara sisanya berasal dari pendapatan transfer antardaerah. Dari sisi pengeluaran, anggaran belanja modal Kabupaten Purworejo pada 2021 mencapai Rp323 miliar.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pendapatan asli daerah Kabupaten Purworejo
Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top