Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Banjir di Pekalongan Meluas, 17 Kelurahan Terimbas

Hampir selama tiga minggu terakhir ini banjir masih menggenang permukiman warga, bahkan saat ini makin meluas.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 20 Februari 2021  |  13:03 WIB
Warga berjalan di sekitar rumahnya yang tergenang banjir di Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat (19/2/2021). Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kota Pekalongan, banjir yang terjadi di Pekalongan sejak sekitar 14 hari yang lalu itu disebabkan oleh curah hujan yang tinggi dan mengakibatkan 17 kelurahan masih tergenang dan sebanyak 2.672 warga mengungsi. - Antara/Harviyan Perdana Putra.
Warga berjalan di sekitar rumahnya yang tergenang banjir di Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat (19/2/2021). Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kota Pekalongan, banjir yang terjadi di Pekalongan sejak sekitar 14 hari yang lalu itu disebabkan oleh curah hujan yang tinggi dan mengakibatkan 17 kelurahan masih tergenang dan sebanyak 2.672 warga mengungsi. - Antara/Harviyan Perdana Putra.

Bisnis.com, PEKALONGAN - Hujan deras yang terus mengguyur Kota Pekalongan, Jawa Tengah, sejak Jumat (19/2/2021) pagi hingga petang menyebabkan 17 kelurahan di tiga kecamatan terendam banjir dengan ketinggian mencapai 30 hingga 90 sentimeter.

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekalongan Dimas Arga Yudha di Pekalongan, Jumat, mengatakan saat ini 2.672 warga telah diungsikan ke lokasi yang aman.

"Banjir yang melanda Kota Pekalongan memang makin meluas yaitu semula hanya melanda dua kecamatan kini menjadi tiga kecamatan," katanya.

Beberapa lokasi terdampak banjir, antara lain Kecamatan Pasirkratonkramat dengan ketinggian air mencapai 30-90 cm, Tirto (60-80 cm), Podosugih Kecamatan Pekalongan Barat, Klego, Setono, Poncol, Kauman, Gamer, Kalibaros, Noyontaan (Kecamatan Pekalongan Timur), Panjang Wetan, Panjang Baru, Kandang Panjang, Padukuhan Kraton, Krapyak, Degayu, dan Bandengan (Pekalongan Utara).

Dia mengatakan hampir selama tiga minggu terakhir ini banjir masih menggenang permukiman warga, bahkan saat ini makin meluas.

Oleh karena itu, pihaknya terus memfokuskan evakuasi pada warga terdampak banjir, khususnya lansia dan balita.

Dalam evakuasi terhadap warga terdampak, BPBD dibantu oleh tim SAR, relawan, TNI, dan Polri.

"Kami mendapat informasi bahwa di Kelurahan Kandang Panjang ada dua titik yang harus kami bantu evakuasi yakni warga berusia lansia dan balita beserta ibunya. Saat ini mereka sudah dievakuasi dan diungsikan ke tempat pengungsian terdekat yang disediakan pemerintah," katanya.

Dimas mengatakan evakuasi yang dilakukan BPBD untuk meminimalkan risiko dampak bencana terhadap masyarakat.

"Selama ini proses evakuasi kami prioritaskan untuk orang-orang rentan yakni wanita, ibu menyusul, balita, lansia, dan orang sakit," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng pekalongan

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top