Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wah! SK Pengangkatan Ketua RT/RW Bisa Jadi Jaminan Kredit

Sudah ada ketua RT yang mengurus dokumen persyaratan ke desa. Informasinya dokumen itu buat mengajukan kredit.
Rudi Hartono
Rudi Hartono - Bisnis.com 13 April 2021  |  10:19 WIB
Ilustrasi - goukm.id
Ilustrasi - goukm.id

Bisnis.com, WONOGIRI - Surat keputusan atau SK pengangkatan Ketua RT dan RW mulai tahun ini bisa dijadikan pengganti agunan kredit.

Tapi, hal itu baru berlaku di daerah Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah.

Kredit khusus bagi Ketua RT dan Ketua RW di Wonogiri tersebut merupakan produk baru yang diluncurkan PT Badan Perkreditan Rakyat Badan Kredit Kecamatan (BPR BKK) Wonogiri.

BPR BKK Wonogiri adalah Perusahaan Perseroan Daerah atau Perseroda.

Komisaris BPR BKK Wonogiri Edhy Tri Hadyantho, kepada Solopos.com, Minggu (11/4/2021) menyebutkan pihaknya membuka kredit itu karena insentif 2021 para Ketua RT dan Ketua RW naik 100 persen.

Sebelumnya insentif mereka Rp200.000/orang/bulan, naik menjadi Rp400.000/orang/bulan. Dengan begitu kemampuan ekonomi mereka meningkat.

“Kredit buat para ketua RT dan RW ini tanpa agunan. Pakai SK pengangkatan sebagai ketua RT dan RW saja,” kata Edhy.

Mereka bisa mengajukan kredit maksimal Rp15 juta dengan masa kredit maksimal lima tahun. Tenor disesuaikan dengan masa jabatan.

Menurut mantan Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Wonogiri itu, produk kredit tersebut merupakan salah satu ekspansi pasar untuk meningkatkan pendapatan.

Jika pendapatan naik secara otomatis laba yang diperoleh bakal naik pula. Alhasil, BPR BKK Wonogiri bisa berkontribusi memberi deviden yang lebih tinggi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah dan Pemberintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri selaku pemegang saham.

“Kredit ini bisa untuk modal usaha, seperti beternak. Dengan begitu Ketua RT dan RW bisa lebih berdaya,” imbuh Edhy.

Terpisah, Kepala Desa (Kades) Singodutan, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri, Karsanto, mengaku sudah mengetahui ihwal kredit bagi ketua RT dan RW dari BPR BKK Wonogiri.

Beberapa waktu lalu pihaknya menerima brosur berisi informasi kredit tersebut. Dia pun sudah menginformasikannya kepada para ketua RT dan RW.

“Sudah ada ketua RT yang mengurus dokumen persyaratan ke desa. Informasinya dokumen itu buat mengajukan kredit di BPR BKK Wonogiri,” ulas Kades.

Dia menilai kredit bagi ketua RT dan RW tepat, karena mulai tahun ini insentif mereka naik 100 persen. Di Singodutan ada 37 ketua RT dan RW.

Anggaran untuk insentif mereka senilai Rp177,6 juta/tahun. Anggaran itu bersumber dari alokasi dana desa (ADD). Dia berharap ketua RT dan RW menggunakan dana kredit untuk modal usaha produktif.

“Semoga saja kredit yang mereka akses untuk usaha produktif, seperti ternak kambing atau sapi. Dengan begitu ekonomi mereka bisa meningkat. Kalau hanya untuk kebutuhan konsumtif, untuk membeli sepeda motor misalnya, malah tambah repot,” ujar Kades.

Pemkab menaikkan insentif ketua RT dan RW senilai Rp200.000/orang/bulan pada 2021. Pada 2020 insentif mereka Rp200.000/orang/bulan, sehingga 2021 ini menjadi Rp400.000/orang/bulan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kredit wonogiri agunan

Sumber : JIBI/Solopos/Harjo

Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top