Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penerimaan Zakat Fitrah di Kota Semarang Meningkat

Zakat fitrah yang terkumpul bakal didistribusikan kepada masyarakat miskin yang terdampak Covid-19.
M Faisal Nur Ikhsan
M Faisal Nur Ikhsan - Bisnis.com 12 Mei 2021  |  16:40 WIB
Ilustrasi. - Antara/M Agung Rajasa
Ilustrasi. - Antara/M Agung Rajasa

Bisnis.com, SEMARANG – Jumlah penerimaan zakat fitrah di Kota Semarang meningkat.

Manager Baznas Kota Semarang, Muhammad Asyhar, mengatakan pada tahun 2021 ini, alhamdulillah terdistribusi 25 ton lebih beras. Sedangkan tahun 2020 sebelumnya terdistribusi 20 ton beras. "Artinya ada kenaikan 5 ton dari sisi penghimpunan,” jelasnya, Rabu (12/5/2021).

Penerimaan zakat fitrah tersebut berasal dari ASN Pemerintah Kota Semarang dan juga warga secara umum. 25 ton beras yang terkumpul tersebut bakal didistribusikan ke berbagai yayasan sosial, fakir miskin yang terdampak Covid-19, guru Taman Pendidikan Quran (TPQ), santri pondok pesantren, serta masyarakat lainnya yang berhak.

“Mekanisme pendistribusian zakat fitrah dilaksanakan dengan melibatkan UPZ (Unit Pengumpul Zakat) di tingkat kecamatan untuk diteruskan ke fakir miskin terdampak Covid-19 serta menggandeng komunitas masyarakat dengan yang memuliakan mustahik dengan diantar langsung ke rumahnya masing-masing,” jelas Asyhar.

Arnaz Agung Andrarasmara, Ketua Baznas Kota Semarang, memastikan bahwa pendistribusian zakat fitrah tersebut bakal tepat sasaran. “Kami pastikan bahwa zakat fitrah yang terdistribusi sampai kepada sasaran yang berhak menerimanya, agar tidak ada lagi cerita ironi fakir miskin di Kota Semarang yang tidak bisa makan di Hari Raya Idulfitri,” jelasnya.

Pada perkembangan lainnya, Bupati Jepara, Dian Kristiandi menyebut bahwa zakat berpotensi mengurangi angka kemiskinan di daerah. Dengan catatan sistem penerimaan dan pendistribusiannya bisa dilakukan secara tepat sasaran.

“Ciptakan sinergi antara stake-holders zakat untuk saling menyadarkan bahwa pada sebagian rezeki yang kita terima, ada hak saudara-saudara kita yang harus kita berikan. Jika sinergi ini berjalan, maka potensi zakat bisa kita kelola dengan baik sehingga akan berkorelasi pada penurunan angka kemiskinan,” jelas Dian dalam keterangan resminya.

Ketua Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Jepara, Edy Sujatmiko, melaporkan bahwa perhimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) pada Ramadan tahun ini telah terkumpul hingga Rp42,8 juta. Dana tersebut berasal dari anggota Korpri Kabupaten Jepara.

“Kami salurkan dalam bentuk zakat fitrah, yaitu beras sebanyak 240 paket masing-masing 2,5 kilogram. Ini kami salurkan lewat Baznas Kabupaten Jepara,” jelas Edy.

 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng semarang zakat
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top