Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Heboh BTS Meal, Cerita Ojol Antre Berjam-Jam di Gerai McDonald's Tanpa Hasil

Order makanan BTS meal McDonald’s masuk ke akun ojol Kuncara. Pesanan itu dari warga Karanganyar dengan ongkos kirim yang lumayan besar.
Suharsih
Suharsih - Bisnis.com 10 Juni 2021  |  07:51 WIB
Antrean driver ojek online membeli menu BTS meal di gerai McD atau McDonald's di Jl Slamet Riyadi, Solo, Rabu (9/6/2021). JIBI - Solopos/Ichsan Kholif Rahman\r\n\r\n
Antrean driver ojek online membeli menu BTS meal di gerai McD atau McDonald's di Jl Slamet Riyadi, Solo, Rabu (9/6/2021). JIBI - Solopos/Ichsan Kholif Rahman\\r\\n\\r\\n

Bisnis.com, SOLO - Juru mudi ojek online (ojol) Kuncara tengah berada di wilayah Setabelan, Banjarsari, saat akun ojol miliknya mendapatkan orderan BTS Meal McDonald’s Jl Slamet Riyadi, Solo, Rabu (9/6/2021) siang.

Dia heran karena lokasinya saat itu berjarak cukup jauh dari gerai makanan siap saji tersebut. Pengemudi ojol itu pun kemudian mendatangi gerai McDonald's.

Saat tiba di sana, dia terkejut melihat puluhan rekannya sedang mengantre orderan menu makanan yang sama. Setelah mempertimbangkan banyak hal, ia akhirnya memutuskan mengabaikan orderan tersebut dengan risiko performa akun ojolnya menurun.

Tak berapa lama kemudian, order makanan yang sama yakni BTS meal McDonald’s masuk ke akun ojol Kuncara. Pesanan itu dari warga Karanganyar dengan ongkos kirim yang lumayan besar.

Merasa ongkos kirim itu cukup sepadan dengan lamanya waktu yang dihabiskan untuk menyelesaikan pesanan, Kuncara pun menerima pesanan itu.

Namun apes, belum sempat ia menyelesaikannya, pesanan itu dibatalkan oleh sistem, karena situasi lapangan tidak memungkinkan.

Total, Kuncara menghabiskan waktu dua jam di gerai McD Slamet Riyadi Solo tanpa mendapatkan apa pun alias zonk. Kuncara menilai kekacauan hingga munculnya kerumunan yang menghebohkan pada penjualan perdana menu BTS Meal McDonald’s di Solo dan kota-kota lainnya cukup merugikan kalangan ojol.

Ia menyayangkan kurangnya persiapan dan langkah antisipasi dari manajemen McDonald’s terhadap situasi semacam itu.

"Kami bekerja atas dasar pesanan customer. Bukan kami yang bermasalah tetapi kesiapan restoran yang bikin promo," ujarnya kepada Solopos.com, Rabu (9/6/2021).

Kuncara berharap hal semacam itu tidak terulang lagi di masa mendatang.

Menurutnya, pada akhirnya semua pihak dirugikan karena McDonald’s terpaksa menutup layanan penjualan baik online maupun offline.

"Ini sama-sama merugikan termasuk karyawan McDonald’s yang kewalahan. Seharusnya bisa dibuka online saja atau offline saja. Jangan dibuka keduanya seperti hari ini,” imbuhnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mcdonald Ojek Online

Sumber : Solopos

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top