Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kota Magelang Cari Cara Agar Masyarakat Tertarik Divaksin Covid-19

Vaksinasi massal di daerah setempat terus dilakukan dengan seminggu sekali dilakukan evaluasi untuk pemantapan pelaksanaannya sehingga 100 persen target warga setempat divaksin bisa tercapai.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 22 Agustus 2021  |  20:09 WIB
Kota Magelang Cari Cara Agar Masyarakat Tertarik Divaksin Covid-19
Ilustrasi. - Antara

Bisnis.com, MAGELANG - Pemerintah Kota Magelang, Provinsi Jawa Tengah mencari pola yang tepat dalam penyelenggaraan vaksinasi Covid-19 agar menarik warga setempat untuk mengikuti program mengatasi pandemi virus corona jenis baru itu.

"Kita mencari pola bagaimana agar masyarakat tertarik divaksin. Seperti sekarang, kita adakan di Taman Kyai Langgeng dan kita jemput pakai minibus milik Pemkot Magelang," kata Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz di sela peninjauan vaksinasi massal di objek wisata unggulan daerah setempat, Taman Kyai Langgeng, di Magelang, Minggu.

Rencananya, ujarnya, vaksinasi massal di daerah setempat terus dilakukan dengan seminggu sekali dilakukan evaluasi untuk pemantapan pelaksanaannya sehingga 100 persen target warga setempat divaksin bisa tercapai.

Hingga saat ini, kata dia, capaian vaksinasi di daerah tersebut sudah sekitar 40 persen. Tidak disebutkan secara detail angka capaian dan target vaksinasi di daerah dengan tiga kecamatan dan 17 kelurahan itu.

"Rencana vaksinasi massal terus kita lakukan, seminggu sekali kita evaluasi," katanya dalam keterangan tertulis Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkot Magelang.

Ia menyatakan tidak memungkiri bahwa hingga saat ini pemahaman masyarakat tentang vaksin masih berbeda-beda sehingga menjadi kendala dalam percepatan vaksinasi Covid-19.

Vaksinasi massal di Taman Kyai Langgeng Kota Magelang dengan tajuk "Wisata Vaksin" tersebut hingga hari ini sebagai pelaksanaan kedua.

"Kita sudah gelar (vaksinasi massal, red.) pertama di sini (Taman Kyai Langgeng, red.). Sekarang kedua, dan mungkin nanti ketiga juga dilaksanakan di sini, sampai tercapai 100 persen warga tervaksin," katanya.

Sementara merujuk data Kemenkes, Minggu (22/8/2021), warga Kota Magelang yang sudah divaksin 81.063 orang atau 82,56 persen dari target sasaran vaksin tahap I.

Ia menyebut bahwa secara umum data perkembangan pandemi Covid-19 di daerah itu sudah sesuai dengan data Satgas Covid-19 Provinsi Jawa Tengah dan pusat.

Pada kesempatan itu, Aziz juga berterima kasih kepada berbagai pihak di daerah tersebut yang ikut mengedukasi masyarakat tentang pentingnya vaksinasi, seperti Polres Magelang Kota dan Kodim 0705/Magelang.

Kedua instansi ini juga membantu Dinas Kesehatan Kota Magelang dalam penyediaan vaksin untuk melayani masyarakat setempat.

"Terima kasih kepada Kapolres, Dandim, yang sudah memberi edukasi, pemahaman masyarakat terkait vaksin yang bermanfaat memberikan kekebalan tubuh. Efek samping vaksin tidak berbahaya," kata dia.

Pada vaksinasi massal kali ini, pihaknya menggunakan vaksin merek Sinovac dan Moderna.

Terkait dengan penggunaan vaksin Moderna, pihaknya menyediakan obat penurun demam (paracetamol) untuk penerima vaksin tersebut karena efek samping berbeda dengan Sinovac.

Pemkot Magelang juga sudah mulai menyuntikkan vaksin dosis ketiga atau "booster" (penguat) menggunakan vaksin Moderna kepada tenaga kesehatan dan tenaga penunjang lainnya dalam penanganan penderita Covid-19.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng magelang

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top