Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gembira Loka Zoo Pilih Buka Terbatas Demi Tekan Biaya Operasional

Harga tiket Gembira Loka Zoo yang diberlakukan yakni Rp60.000 pada Senin-Kamis dan Rp75.000 di akhir pekan.
Yosef Leon
Yosef Leon - Bisnis.com 24 September 2021  |  14:56 WIB
Wisatawan mengunjungi kawasan Gembira Loka Zoo di Umbulharjo, Yogyakarta, Kamis (16/9/2021). Gembira Loka Zoo menjadi destinasi untuk ujicoba pembukaan tempat wisata di Yogyakarta selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 dengan syarat pengunjung diatas 12 tahun serta telah mendapatkan vaksinasi Covid-19. - Antara/Hendra Nurdiyansyah.
Wisatawan mengunjungi kawasan Gembira Loka Zoo di Umbulharjo, Yogyakarta, Kamis (16/9/2021). Gembira Loka Zoo menjadi destinasi untuk ujicoba pembukaan tempat wisata di Yogyakarta selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 dengan syarat pengunjung diatas 12 tahun serta telah mendapatkan vaksinasi Covid-19. - Antara/Hendra Nurdiyansyah.

Bisnis.com, JOGJA - Objek wisata Gembira Loka Zoo (GL Zoo) memutuskan hanya buka dua hari selama akhir pekan yakni pada Sabtu dan Minggu di masa uji coba pembukaan wisata selama penerapan PPKM.

Alasannya ongkos yang dikeluarkan selama pembukaan uji coba wisata belum bisa menutup biaya operasional akibat kunjungan wisatawan yang masih sepi.

"Mulai Senin pekan depan GL Zoo tidak buka penuh, tapi hanya buka dua kali dalam seminggu, Sabtu dan Minggu saja. Ini untuk mengurangi beban operasional yang kami tanggung,” kata Direktur Utama GL Zoo, KMT A. Tirtodiprojo, Jumat (24/9/2021).

Kurang lebih hampir dua pekan pelaksanaan uji coba operasional wisata di DIY, GL Zoo menilai kunjungan wisatawan masih belum memuaskan. Hal ini karena proses pemindai wisatawan melalui aplikasi Pedulilindungi dan berujung banyak yang ditolak masuk.

Sebelumnya destinasi wisata ini buka setiap hari kecuali Jumat. Harga tiket yang diberlakukan yakni Rp60.000 pada Senin-Kamis dan Rp75.000 di akhir pekan.

"Setelah uji coba selama 10 hari ternyata pengunjung yang bisa masuk rata-rata per hari tidak lebih 70 orang saja," kata Joko.

Menurut dia, penyebab dari minimnya jumlah pengunjung selama masa uji coba tersebut karena anak usia di bawah 12 tahun tidak bisa masuk lantaran belum divaksin. Mereka yang tak lolos aplikasi PeduliLindungi jumlahnya bahkan mencapai lima atau enam kali dari yang lolos masuk per harinya.

"Kalau yang bisa masuk hari itu 30 orang, berarti yang ditolak sekitar 200an orang karena orang tua biasanya bawa anak kecil yang belum vaksin," ucap Joko.

Dia menyadari pentingnya peraturan pemerintah yang mewajibkan wisatawan lolos aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat masuk selama masa uji coba pembukaan destinasi wisata. Kewaspadaan terhadap penularan Covid-19 masih harus diantisipasi meski kasus kian melandai.

Penerapan pemindai melalui aplikasi itu juga untuk mencegah pengunjung dari luar daerah berbondong-bondong menuju objek wisata dan akan menimbulkan kerumunan.

"Kami bukan memprotes kebijakan itu. Kami tetap mendukung kebijakan pemerintah," ungkapnya.

Dengan operasional hanya di akhir pekan, manajemen mencoba untuk menawarkan pilihan wisata yang menarik bagi pengunjung. Nantinya pengunjung pada pagi mulai pukul 06.00 WIB hingga 08.00 WIB GL Zoo membuka kegiatan olahraga bagi mereka yang gemar olahraga pagi.

"GL Zoo sudah beberapa minggu ini uji coba kegiatan olahraga pada Sabtu dan Minggu. Selama dua jam mulai pukul 06.00 WIB pagi kami buka untuk olahraga outdoor. Tidak hanya olahraga bersepeda, tapi juga bisa joging di tempat wisata ini," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata yogyakarta diy

Sumber : JIBI/Harian Jogja

Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top