Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kejar Target Vaksinasi Covid-19 Santri, Jateng Pakai Mobil Keliling ke Ponpes

Jateng membuat program layanan mobil keliling untuk menjangkau vaksinasi masyarakat di pelosok daerah, termasuk ke Pondok Pesantren.
Alif Nazzala Rizqi
Alif Nazzala Rizqi - Bisnis.com 24 Oktober 2021  |  16:36 WIB
Presiden Joko Widodo berdialog dengan pengurus dan santri dari sejumlah Ponpes, secara virtual, dari Ponpes Miftahul Falah, Kuningan, Jabar, Selasa (31/08/2021) - Foto: BPMI Setpres - Muchlis Jr
Presiden Joko Widodo berdialog dengan pengurus dan santri dari sejumlah Ponpes, secara virtual, dari Ponpes Miftahul Falah, Kuningan, Jabar, Selasa (31/08/2021) - Foto: BPMI Setpres - Muchlis Jr

Bisnis.com, JEPARA – Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, kabupaten dan kota guna percepatan vaksinasi Covid-19.

Salah satunya melalui program layanan mobil keliling untuk menjangkau masyarakat di pelosok daerah, vaksinasi massal door to door atau dari pintu ke pintu, serta membuka gerai-gerai vaksin.

“Adanya layanan mobil keliling sangat membantu untuk menjangkau lokasi-lokasi yang jauh. Karena kalau secara sarana prasarana biasanya kan ada di puskesmas dan rumah sakit. Tapi dengan adanya mobil keliling ini, dapat mendekat ke lokasi, lebih cepat dan mudah,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno, di sela tinjauan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Ponpes Manbaul Ulum, Nalumsari Jepara, Jumat (22/10/2021).

Menyelenggarakan vaksinasi dengan layanan mobil keliling di pondok pesantren pada momen Hari Santri Nasional, kata dia, adalah bentuk upaya percepatan. Terlebih terkait pembelajaran tatap muka, santri juga menjadi bagian yang diprioritaskan untuk vaksinasi Covid-19.

Menurutnya, mengejar target percepatan vaksinasi sangat penting, apalagi sekarang cakupan vaksinasi menjadi salah satu indikator penetapan level wilayah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Sehingga pemerintah daerah bersama pihak lainnya bersama-sama menggencarkan program vaksinasi

“Yang agak berat itu cakupan vaksinasi untuk orang tua (lansia) ada banyak problemnya. Tidak hanya masalah jangkauan, tapi juga sosial dan kultur. Butuh upaya lebih untuk mengajak lansia vaksinasi,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara, Mudrikatun menjelaskan, sasaran yang harus divaksin sebanyak 922.436 orang. Untuk dosis pertama sebanyak 37 persen, sedangkan dosis pertama untuk lansia mencapai 20 persen.

Untuk mencapai target vaksinasi, Pemkab Jepara membuka gerai vaksinasi tempat-tempat wisata. Antara lain di Pantai Kartini, Bandengan, dan Teluk Awur, guna menjaring masyarakat yang sedang berlibur di tempat wisata.

“Selain itu, untuk percepatan vaksinasi kita membuka gerai bekerja sama dengan Polri atau Polres. Kita buka setiap minggu tiga kali untuk malam mulai pukul 18.00 di Alun-alun Jepara setiap hari Senin, Rabu, dan Sabtu malam, yang dinamai Angkringan Vaksin, serta di halaman Kantor Setda Jepara setiap Rabu, Kamis, dan Jumat,” bebernya.

Sedangkan untuk mengejar vaksinasi lansia, Pemkab Jepara menjemput bola dengan mengerahkan mobil keliling ke rumah lansia

Selain itu juga membuka gerai di balai desa dan sekolah-sekolah. Percepatan vaksinasi diprioritaskan untuk lansia dan anak sekolah. Sehingga saat sudah diperlakukan pembelajaran tatap muka sudah terbentuk herd immunity. (k28)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pesantren vaksinasi santri Vaksin Covid-19
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top