Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tawarkan Desa Wisata, Banjarnegara Incar Kunjungan Wisatawan Domestik

Kegiatan pariwisata di Kabupaten Banjarnegara akan tetap dilakukan mengikuti kebijakan pemerintah terkait pandemi Covid-19.
M Faisal Nur Ikhsan
M Faisal Nur Ikhsan - Bisnis.com 03 November 2021  |  20:52 WIB
Pertunjukan tari tradisional dalam gelaran Dieng Culture Festival 2021.  - Bisnis/Muhammad Faisal Nur Ikhsan
Pertunjukan tari tradisional dalam gelaran Dieng Culture Festival 2021. - Bisnis/Muhammad Faisal Nur Ikhsan

Bisnis.com, BANJARNEGARA – Gelaran Dieng Culture Festival 2021 resmi ditutup pada Rabu (3/11/2021). Acara yang digelar secara virtual dengan paduan kegiatan luring dan daring tersebut menjadi penanda optimisme sektor pariwisata Kabupaten Banjarnegara di tengah kondisi pandemi Covid-19.

“Banjarnegara sangat optimis, apalagi kebijakan kami terkait sektor pariwisata benar-benar memberikan kepercayaan pada Desa Wisata untuk mengembangkan dan menyelenggarakan event,” jelas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Banjarnegara Agung Yusianto, dikutip Rabu (3/11/2021).

Kepada Bisnis Agung mengungkapkan bahwa Kabupaten Banjarnegara memiliki dua daya tarik pariwisata unggulan. “Kita lebih kuat pada wisata alam dan wisata budaya,” ucapnya.

Oleh Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, dua keunggulan tersebut terus dieksplor dan dikembangkan. Dengan harapan dapat ditawarkan menjadi paket-paket wisata yang menarik wisatawan.

“Misalnya saja di beberapa Desa Wisata sudah ada destinasi sport tourism berupa sepeda downhill. Itu sudah ada dan dikelola secara swadaya oleh masyarakat desa. Kita juga mendorong desa wisata untuk mengelola camping ground, karena milenial sangat suka dan senang dengan kegiatan outdoor seperti itu,” jelas Agung.

Disbudpar Kabupaten Banjarnegara juga punya strategi khusus untuk mengembangkan pariwisata yang berkelanjutan. “Kami tidak lagi memberikan bantuan, misalnya pendanaan event, secara penuh. Justru, kami mendorong desa-desa wisata di Banjarnegara untuk bisa lebih mandiri. Harapannya tentu agar pariwisata di desa tersebut bisa terus berkembang dan berkelanjutan,” jelas Agung.

Agung juga menjelaskan bahwa kondisi pandemi Covid-19 tak menyurutkan semangatnya dalam mempromosikan pariwisata Kabupaten Banjarnegara.

“Saat ini kami menunggu kelonggaran kebijakan pemerintah. Kedepan, kami akan coba fokus pada wisatawan domestik. Karena berdasarkan survei sederhana yang kami lakukan, pasar terbesar pariwisata Banjarnegara adalah masyarakat di Pantura, Jawa Barat dan DKI Jakarta,” ungkapnya.

Syamsudin, Plh Bupati Banjarnegara, menyebut bahwa wisatawan dari kalangan milenial telah banyak yang berkunjung ke daerah tersebut. “Terutama untuk berwisata adventure, anak-anak muda ini banyak yang terpanggil. Untuk naik Bukit Bisma, Gunung Prau, ini sangat luar biasa. Tinggal bagaimana nanti peran pemerintah untuk mengembangan kawasan itu,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng banjarnegara
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top