Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Viral Video Nasabah Emosi dan Tarik Jilbab Petugas Teller BMT hingga Terlepas, Ini Faktanya

Rekaman video yang memperlihatkan seorang nasabah emosi dan menarik jilbab petugas BMT hingga terlepas viral di media sosial.
Setyo Puji Santoso
Setyo Puji Santoso - Bisnis.com 24 Desember 2021  |  12:58 WIB
Ilustrasi perempuan berjilbab - Istimewa
Ilustrasi perempuan berjilbab - Istimewa

Bisnis.com, SOLO - Tayangan video yang memperlihatkan perbuatan tak menyenangkan yang dilakukan nasabah terhadap petugas teller BMT viral di media sosial.

Dalam video tersebut, pelaku awalnya terlibat cekcok mulut dengan korban. Lantaran emosi, pelaku lalu menarik jilbab korban hingga terlepas.

Berdasarkan keterangan akun Instagram @majeliskopi08, kejadian tersebut terjadi di BMT (Baitul Maal Wat Tamwil) Alfa Dinar Karanganyar, Jawa Tengah.

Sementara itu dikutip dari Solopos, Wakapolres Karanganyar Kompol Purbo Adjar Waskito, membenarkan insiden yang videonya viral di media sosial tersebut.

Kejadian itu terjadi pada Selasa (23/12/2021). Korbannya diketahui berinisial E yang merupakan petugas teller di BMT tersebut. Sedangkan pelakunya berinisial DHS, seorang nasabah.

Atas perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan nasabah tersebut, korban telah melaporkannya ke polisi.

Tak puas dengan pelayanan korban

Purbo mengatakan terduga pelaku sudah dilakukan pemeriksaan.

Dari keterangan yang didapat, kejadian itu berawal saat DHS datang ke KSPPS BMT Alfa Dinar. Namun jam pelayanan sudah tutup saat itu, sehingga E meminta DHS datang lagi esok hari.

“DHS ini datang menanyakan tentang hutang di sana. Tapi [pelayanan] sudah tutup. Oleh petugas, DHS diminta datang besok,” ujar Wakapolres kepada wartawan di Mapolres Karanganyar, Kamis (23/12/2021).

Rupanya, lanjut Wakapolres, DHS tidak terima dan kemudian menarik kerudung petugas itu hingga terlepas.

Tidak berkaitan dengan penistaan agama

Purbo kembali menegaskan bahwa peristiwa itu tidak terkait penistaan terhadap simbol agama. Dalam hal ini kerudung yang dikenanan korban.

“DHS tidak terima lalu menarik kain [kerudung] petugas. Kebetulan petugasnya pakai jilbab jadi yang kena jilbab. Jadi kami pastikan ini bukan pelecehan simbol agama tertentu. Ini murni tindakan hukum pelaku kepada korban,” tegasnya.

Untuk memastikan status pelaku, pihaknya mengaku akan melakukan gelar perkara terlebih dahulu.

“Siang ini kami akan gelar perkara," tandasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

viral
Editor : Setyo Puji Santoso

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top