Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Produksi Padi di Cilacap Turun Drastis

Pada 2022, Pemkab menargetkan produksi padi di Kabupaten Cilacap mencapai 842.897,09 ton dengan luas tanam 133.054 hektare dan rata-rata produktivitas sebesar 63,35 kuintal per hektare.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 02 Februari 2022  |  16:17 WIB
Petani melakukan penyemprotan pestisida pada tanaman padi. - Antara/Jojon
Petani melakukan penyemprotan pestisida pada tanaman padi. - Antara/Jojon

Bisnis.com, CILACAP - Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap,Jawa Tengah menyatakan produksi padi di wilayah tersebut pada 2021 turun lebih dari 62.000 ton jika dibandingkan dengan 2020.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap Sigit Widayanto di Cilacap, Rabu (2/2/2022) mengatakan, produksi padi pada 2021 mencapai 832.442 ton gabah kering giling (GKG) dengan luas panen 128.235 hektare, sedangkan tahun 2020 sebanyak 894.791 ton GKG dengan luas panen 133.982 hektare.

"Penurunan produksi padi pada tahun 2021 disebabkan curah hujan yang tinggi di beberapa wilayah dan terjadi banjir, sehingga mundur tanam serta menurunkan produktivitas," katanya.

Selain itu, kondisi alam yang ekstrem dengan hujan lebat disertai angin menjadikan tanaman padi banyak yang roboh sehingga menurunkan produksi/produktivitas.

Menurut dia, musim kemarau yang datang lebih awal dan berlangsung panjang berdampak terhadap penurunan luas tanam, panen, dan produktivitas baik tanam padi maupun tanaman pangan lainnya.

"Sementara produksi padi tahun 2020 turut dipengaruhi oleh kemarau panjang yang terjadi pada tahun 2019 yang berdampak pada mundurnya musim tanam pertama 2019-2020, sehingga masa panennya pada awal 2020. Kondisi tersebut mengakibatkan penambahan luas panen dan produksi pada tahun 2020," kata Sigit yang juga Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap.

Ia mengatakan fenomena La Nina yang memicu terjadinya kemarau basah dengan curah hujan yang merata pada tahun 2020 telah mendukung peningkatan luas tanam, luas panen, dan produktivitas, baik tanaman padi maupun tanaman pangan lainnya.

Selain itu, kata dia, kondisi iklim yang normal dan serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) yang rendah menjadikan produktivitas meningkat.

Pada 2022, Pemkab menargetkan produksi padi di Kabupaten Cilacap mencapai 842.897,09 ton dengan luas tanam 133.054 hektare dan rata-rata produktivitas sebesar 63,35 kuintal per hektare.

"Luas panen padi periode Januari hingga Maret 2022 diprediksi mencapai 56.928 hektare yang merupakan pertanaman pada musim tanam pertama 2021-2022 dengan perkiraan produksi 358.650 ton GKG," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng padi cilacap

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top