Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Profil Yayak Yatmaka, Seniman yang Ditangkap Polisi karena Bela Warga Wadas

Berikut ini profil singkat Yayak Yatmaka. Seorang seniman kawakan yang turut ditangkap polisi karena membela warga Wadas.
Setyo Puji Santoso
Setyo Puji Santoso - Bisnis.com 10 Februari 2022  |  09:02 WIB
Profil Yayak Yatmaka, Seniman yang Ditangkap Polisi karena Bela Warga Wadas
Seniman Yayak Yatmaka - Antara

Bisnis.com, SOLO - Polisi mengamankan puluhan warga dalam kericuhan pengukuran lahan yang akan digunakan untuk proyek tambang batu andesit di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Selasa (8/2/2022).

Dari puluhan warga yang diamankan polisi itu diketahui ada sosok seniman dan juga aktivis bernama Yayak Yatmaka yang turut digelandang ke kantor polisi.

Siapa sebenarnya Yayak Yatmaka?

Dari penelusuran Bisnis, Yayak Yatmaka merupakan seorang seniman kondang yang sudah berkiprah sejak era Orde Baru.

Pria kelahiran Yogyakarta tahun 1956 itu merupakan alumni Fakultas Senirupa dan Desain Institute Teknologi Bandung (ITB).

Selain dikenal sebagai seorang seniman, semasa kuliah, Yayak ternyata juga merupakan seorang aktivis dalam dunia pergerakan sejak tahun 1977/1978.

Selama masa orde baru tersebut Yayak terbiasa menyampaikan kritik atas kepemimpinan Soeharto.

Karena aksinya tersebut, ia sempat menjadi buronan aparat keamanan, hingga akhirnya ia melarikan diri ke Jerman bersama dengan anak dan istrinya.

“Semasa di luar negeri, aku justru bisa mendapat informasi lebih banyak tentang apa yang terjadi di Indonesia. Dan kejadian apa pun yang berhubungan dengan Soeharto ataupun tentara langsung aku gambar,” kata Yayak dikutip dari Tempo.

Baru pada 2005, Yayak kembali ke Indonesia dan menetap ke Yogyakarta.

Meski demikian, semangatnya untuk membela kaum lemah masih terus ia lakukan hingga saat ini. Hal itu dibuktikan melalui karya-karyanya yang dibuat.

Terakhir, ia membuat sebuah lukisan untuk menggambarkan kondisi di Desa Wadas yang akan digusur untuk proyek nasional. Dalam lukisan itu diberikan tulisan dengan narasi "Tolak Tambang Andesit di Desa Wadas".

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

profil seniman wadas
Editor : Setyo Puji Santoso

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top