Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

HET Dicabut Pemerintah, Harga Minyak Goreng di DIY Tembus Rp28 Ribu Per Liter

Harga minyak goreng kemasan di DIY melonjak hingga Rp28 ribu per liter setelah HET dicabut pemerintah.
Sunartono
Sunartono - Bisnis.com 18 Maret 2022  |  19:27 WIB
HET Dicabut Pemerintah, Harga Minyak Goreng di DIY Tembus Rp28 Ribu Per Liter
Konsumen melihat stok minyak goreng aneka merek tersedia di etalase pasar swalayan - Solopos.com/Indah Septiyaning Wardani.
Bagikan

Bisnis.com, YOGYAKARTA - Pemda DIY tidak memiliki kewenangan untuk melakukan intervensi terhadap pencabutan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng. Harga minyak goreng rata-rata untuk kemasan antara Rp23.000 hingga Rp28.000 per liter. Sedangkan untuk jenis curah sesuai HET Rp14.000.

Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindag DIY Yanto Aprianto menjelaskan daerah tidak memiliki kewenangan terhadap penetapan HET minyak goreng.

Setelah dihapuskan HET untuk minyak goreng kemasan, berdasarkan pantauannya, saat ini sudah banyak stok minyak goreng di pertokoan. Hanya saja harganya berkisar antara Rp23.000 hingga Rp28.000 per liter.

"Jadi memang HET sudah direvisi Kemendag. Daerah tidak punya kewenangan HET, diputuskan dari pusat. Kalau di daerah harapan kami harga tidak terlalu mahal, masih bisa terjangkau. Walau mungkin naik, harapannya masih dalam taraf wajar, tidak memberatkan konsumen," katanya Kamis (17/3/2022).

Sedangkan untuk minyak goreng curah, menurutnya masih sesuai HET Rp14.000, jika naik tidak terlalu signifikan. Ia berharap ke depan pasokan bisa tercukupi dan tidak ada kelangkaan minyak.

Sampai saat ini minyak goreng toko modern kisaran Rp23.000- Rp28.000 per liternya. Sedangkan untuk curah menurut aguran sesuai Het 14.000. Harusnya seperti. Krisis minyak goreng ini sangat dipengaruhi oleh hanya CPO di level global.

"Sementara lihat perkembangan situasi saat ini, ketersediaan migor revisi HET di pasaran sudah banyak. Semoga tidak ada kelangkaan, kita dari jadwal, minyak goreng terus terjadi fluktuasi harga, harga akan menyesuaikan situasi kondisi, siapa tahu harga nanti bisa turun," katanya.

Yanto menegaskan dalam waktu dekat ini belum berencana untuk melakukan operasi pasar.

"Sementara kami belum melakukan operasi pasar," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

minyak goreng diy

Sumber : Harian Jogja

Editor : Setyo Puji Santoso
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top