Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pasar Hewan Terpadu Pengasih Tak Ditutup Terkait PMK

Petugas gabungan dari DPP dan Polri melakukan pengawasan lalu lintas hewan ternak yang keluar masuk ke Kulon Progo.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 15 Juni 2022  |  16:11 WIB
Pasar Hewan Terpadu Pengasih di Kulon Progo masih aman dari penyebaran PMK. - Antara/Sutarmi.
Pasar Hewan Terpadu Pengasih di Kulon Progo masih aman dari penyebaran PMK. - Antara/Sutarmi.

Bisnis.com, KULON PROGO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, tidak berencana menutup Pasar Hewan Terpadu Pengasih karena tidak ditemukan adanya hewan ternak yang suspek dan positif Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

"Kami tidak menemukan adanya hewan ternak yang terpapar atau memiliki gejala klinis PMK, sehingga tidak ada alasan menutup Pasar Hewan Terpadu Pengasih," kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kulon Progo Aris Nugraha di Kulon Progo, Rabu (15/6/2022).

Ia mengatakan petugas gabungan dari DPP dan Polri melakukan pengawasan lalu lintas hewan ternak yang keluar masuk ke Kulon Progo, termasuk Pasar Hewan Terpadu Pengasih.

Petugas kesehatan hewan juga melakukan pemeriksaan rutin terhadap hewan ternak yang suspek dan positif PMK.

Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo, jumlah hewan ternak yang positif PMK per 13 Juni 2022 sebanyak 307 ekor dan 40 ekor di antaranya sudah sembuh.

"DPP Kulon Progo memiliki standar operasional prosedur. Hewan yang masuk ke wilayahnya harus dilengkapi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari daerah asal dan bukan dari daerah wabah," katanya.

Aris mengimbau kepada peternak yang memiliki hewan ternak yang suspek atau memiliki gejala klinis PMK, segera melaporkan kepada dokter hewan setempat agar dilakukan pemeriksaan. Dilanjutkan isolasi selama 14 hari.

"Karena masa inkubasi virus 14 hari. Selanjutnya barus bisa didistribusikan," katanya.

Seorang peternak di Pendem, Kalurahan/Desa Sidomulyo, Sukarman mengaku kuatir dengan adanya temuan PMK yang menyerang sejumlah hewan ternak di Kulon Progo.

Untuk mengantisipasi penyebaran PMK, dirinya menyemprotkan cairan disinfektan yang diberikan oleh DPP Kulon Progo ke kandangnya setiap sepekan sekali.

"Saat petugas kesehatan hewan melakukan pemantauan dan pemeriksaan di tempat kami, semua hewan ternak dalam kondisi sehat," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sapi kulon progo diy Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top