Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sebanyak 216.107 Peserta Didik Diterima di PPDB Jateng 2022

Siswa yang tidak diterima di sekolah negeri bisa mengisi kekosongan di SMA/SMK swasta.
Alif Nazzala R.
Alif Nazzala R. - Bisnis.com 05 Juli 2022  |  06:20 WIB
Sebanyak 216.107 Peserta Didik Diterima di PPDB Jateng 2022
Ilustrasi penerimaan siswa baru. - Antara/Galih Pradipta

Bisnis.com, SEMARANG - Hasil seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jateng tahun ajar 2022/2023 diumumkan hari ini pada laman ppdb.jatengprov.go.id, Senin (4/7/2022).

Dari daya tampung SMA/SMK negeri di Jateng sebanyak 217.745 orang, terserap 216.107 peserta didik.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jateng Uswatun Hasanah menyebut jumlah pendaftar pada PPDB tahun ini mencapai 288.733 orang.

"Jumlah lulusan (SMP/MTS) mencapai 522.295 orang. Daya tampung SMA/SMK Negeri mencapai 217.745 orang, yang diterima 216.107 peserta didik atau 99,25 persen dari daya tampung," ujarnya.

Ia mengatakan, untuk yang tidak diterima di sekolah negeri bisa mengisi kekosongan di SMA/SMK swasta. Hal itu karena, tidak ada gelombang kedua PPDB Jateng atau mekanisme siswa cadangan pada proses Penerimaan Peserta Didik Baru tahun ini.

"Pengumuman peserta lolos dilakukan pada 4 Juli 2022 paling lambat pukul 23.55. Setelah dinyatakan lolos pada PPDB 2022, calon siswa harus melakukan daftar ulang mulai 5-7 Juli dari pukul 08.00-15.30," ungkapnya.

Uswatun mengatakan, pada PPDB 2022 tidak ada kendala berarti. Dari hasil evaluasi, beberapa pendaftar justru telah mampu melakukan pendaftaran online secara mandiri.

Ia juga menyebut, pada proses PPDB 2022 terbebas dari segala macam intervensi termasuk upaya titipan.

"PPDB tahun ini kita 100 persen online dan menjaga integritas. Data yang masuk berdasarkan fakta dan realita. Termasuk "surat cinta" kita junjung integritas kita pegang apa yang disampaikan Pak Gubernur, tidak titip-titipan. Kita tidak ingin anak yang berhak mendapatkan sekolah tergeser karena itu," tegas Uswatun. (k28)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng siswa baru
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top