Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Dirut Bank Jateng Raih Top CEO of The Year 2022

Pada 2021, Supriyatno menerima Diamond Trophy atas predikat sangat bagus selama 20 tahun berturut-turut pada ajang Infobank Awards 2021.
Farodlilah Muqoddam
Farodlilah Muqoddam - Bisnis.com 01 Desember 2022  |  14:31 WIB
Dirut Bank Jateng Raih Top CEO of The Year 2022
Direktur Utama Bank Jateng, Supriyatno. - Foto: Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Direktur Utama Bank Jateng, Supriyatno, meraih penghargaan sebagai Top 100 CEO of The Year 2022 dari Majalah Infobank Media Group. Penghargaan tersebut diberikan karena dinilai mampu memimpin Bank Jateng untuk mencapai kinerja keuangan yang positif.

Penghargaan yang diperoleh pada tahun ini melanjutkan prestasi yang telah diraih sebelumnya. Pada 2021, Supriyatno menerima Diamond Trophy atas predikat sangat bagus selama 20 tahun berturut-turut pada ajang Infobank Awards 2021. Tak hanya itu, Bank Jateng juga meraih special awards sebagai “The Strongest Performance Bank” oleh Majalah Infobank.

Penyerahan award Top 100 CEO of The Year 2022 diselenggarakan di Pullman Hotel Jakarta, Rabu (23/11/2022). Hadir dalam kesempatan tersebut Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank Jateng Aris Setiawan mewakili Supriyatno.

Dari sisi kinerja, Bank Jateng terus mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun ini. Per September 2022, banknya warga Jawa Tengah tersebut mampu menyalurkan kredit senilai Rp54,67 triliun, tumbuh 4,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai Rp52,22 triliun.

Dilihat dari sisi laba, Bank Jateng mampu mengantongi laba setelah pajak sebesar senilai Rp1,5 triliun pada September 2022. Angka ini meningkat sebesar 23,88% dibandingkan September 2021 yang mencapai Rp1,23 triliun.

Keberhasilan Supriyatno dalam mengelola bisnis perusahaan juga tercermin dari peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK). Per September 2022, Bank Jateng mengumpulkan DPK sebesar Rp67,09 triliun atau naik 9,68% dari periode yang sama tahun lalu, yakni Rp61,17 triliun.

Di sisi lain, Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) terpantau menurun dari yang sebelumnya 71,19% pada September 2021 menjadi 64,80% pada September tahun ini.

Bank Jateng juga terbukti mampu menjaga nonperforming loan (NPL) gross sebesar 2,68% pada September 2022, atau turun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 3,53% year on year (yoy).

Di sisi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), hingga pertengahan Agustus 2022, perusahaan telah menyalurkan KUR sebesar Rp3,9 triliun.

Adapun, Bank Jateng mendapatkan alokasi penyaluran KUR pada 2022 mencapai Rp4,9 triliun atau naik dibandingkan alokasi KUR 2021 senilai Rp3,75 triliun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank jateng
Editor : Farodlilah Muqoddam
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top