Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jateng Razia Makanan Mengandung Formalin & Pewarna Tekstil

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap para pedagang dan distributor makanan tidak menggunakan bahan berbahaya terhadap makanan yang dijualnya setelah dirinya menemukan makanan yang mengandung formalin.
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 23 Mei 2019  |  16:32 WIB
Makanan mengandung formalin dan boraks - Beritajakarta.com
Makanan mengandung formalin dan boraks - Beritajakarta.com

Bisnis.com, SEMARANG—Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap para pedagang dan distributor makanan tidak menggunakan bahan berbahaya terhadap makanan yang dijualnya setelah dirinya menemukan makanan yang mengandung formalin.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, mengungkapkan, pihaknya menemukan sejumlah makanan yang mengandung bahan berbahaya, yakni formalin dan pewarna tekstil ketika melakukan inspeksi mendadak ke Pasar Rejowinangun Magelang.

"Demi keamanan, janganlah menambahkan bahan-bahan berbahaya,” kata Ganjar dalam siaran pers, Kamis (23/5/2019).

Dia menjelaskan, sejumlah makanan yang ditemukan mengandung formalin seperti beberapa jenis teri dan cumi asin.

Sementara makanan yang mengandung pewarna tekstil, lanjutnya adalah kerupuk.

Makanan-makanan tersebut diketahui mengandung bahan berbahaya setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Semarang melakukan uji coba terhadap sejumlah sampel makanan di pasar tersebut.

“Tadi BPOM mengecek makanan, ditemukan ada beberapa yang mengandung formalin dan bahan berbahaya lainnya,” katanya.

Dia menambahkan, pihaknya telah meminta Badan Pengawas Obat dan Makanan menindaklanjuti temuan makanan berbahaya tersebut hingga ke pemasok agar dapat dilakukan pembinaan sampai ke hulu.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng formalin
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top