Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Apindo Jateng Minta Kegiatan Ekspor-Impor Tetap Terlayani

Asosiasi Pengusaha Indonesia Jawa Tengah & Daerah Istimewa Yogyakarta meminta semua instansi terkait dengan kegiatan ekspor dan impor tetap buka hingga H-2 lebaran mengingat masih akan terdapat pabrik yang beroperasi hingga waktu tersebut.
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 27 Mei 2019  |  15:47 WIB
Aktivitas bongkar muat petikemas di pelabuhan - Bisnis/Paulus Tandi Bone
Aktivitas bongkar muat petikemas di pelabuhan - Bisnis/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, SEMARANG—Asosiasi Pengusaha Indonesia Jawa Tengah & Daerah Istimewa Yogyakarta meminta semua instansi terkait dengan kegiatan ekspor dan impor tetap buka hingga H-2 lebaran mengingat masih akan terdapat pabrik yang beroperasi hingga waktu tersebut.

Ketua DPD Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jateng & DIY Frans Kongi menuturkan, masih ada pabrik yang tetap beroperasi hingga H-2 lebaran tahun ini meskipun ada juga beberapa pabrik lainnya menyesuaikan dengan libur yang ditetapkan pemerintah.

“Kami mohon instansi yang berhubungan dengan ekspor dan impor masih bisa melayani, beigtu pun truk-truk yang mengangkat bahan baku diizinkan jalan,” kata Frans kepada Bisnis, beberapa waktu lalu.

Dia menjelaskan, para pengusaha sudah melakukan persiapan sejak jauh-jauh hari dengan merencanakan produksi yang ketat, pengaturan pesanan pembeli dari luar negeri, sehingga dapat menyesuaikan dengan libur lebaran.

Langkah-langkah tersebut, ujarnya dilakukan oleh hampir seluruh para pengusaha karena mereka memahami lebaran yang merupakan hari besar.

Sebelumnya, Gabungan Perusahaan Eksportir Indonesia menilai terjadi penurunan ekspor menjelang lebaran tahun ini di Pulau Jawa, termasuk Jawa Ttengah.

Ketua Umum Gabungan Perusahaan Eksportir Indonesia (GPEI) Benny Soetrisno mengungkapkan, penurunan ekspor yang terjadi menjelang lebaran disebabkan oleh beberapa faktor, seperti permintaan dunia.

“Kondisinya menjelang lebaran import turun, juga ekspor turun,” katanya

Dia menuturkan, permintaan dunia pada semester pertama biasanya masih lemah dan tren proteksi negara pengimpor juga menjadi salah satu penyebab terjadinya penurunan ekspor menjelang lebaran tahun ini.

 Selain itu, penurunan ekspor juga dapat terjadi lantaran permintaan dalam negeri sedang mengalami peningkatan menjelang hari raya Idulfitri dan anak sekolah.

 “Otomatis importasi bahan baku/penolong untuk industri manufaktur juga menurun,” katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekspor impor apindo jateng
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top