Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pamit Buang Air Kecil, Warga Kulonprogo Ini Tewas Tercebur ke Sumur

Supriyati, 40, ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah sumur di Dusun Gadingan, Kelurahan Wates, Kecamatan Wates, Kulonprogo, Senin (12/8/2019) dini hari.
Jalu Rahman Dewantara
Jalu Rahman Dewantara - Bisnis.com 12 Agustus 2019  |  13:39 WIB
Ilustrasi mayat. - JIBI
Ilustrasi mayat. - JIBI

Bisnis.com, KULONPROGO - Supriyati, 40, ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah sumur di Dusun Gadingan, Kelurahan Wates, Kecamatan Wates, Kulonprogo, Senin (12/8/2019) dini hari.

Humas Basarnas Yogyakarta, Pipit Eriyanto mengungkapkan penemuan bermula dari hilangnya Supriyati sekitar pukul 24.00 WIB. Sebelum menghilang, yang bersangkutan sempat pamit untuk buang air kecil di kamar mandi tantenya, Darso, 80. Namun setelah pamit, korban tak kunjung pulang.

Karena khawatir, keluarga korban melakukan pencarian di sekitar kamar kecil tersebut. Hingga akhirnya didapati tubuh Supriyati sudah berada di dalam sumur yang berada tepat di samping kamar mandi.

"Diduga korban terpeleset saat menimba air di sumur dengan kedalaman 10 meter yang letaknya persis di samping kamar mandi," kata Pipit, Senin Senin (12/8/2019) .

Dikatakan Pipit, setelah mendapat laporan tersebut Kepala Jaga Kantor Basarnas Yogyakarta Arif Rahman langsung menerjunkan satu tim lengkap dengan peralatan vertikal rescue.

Tiba di lokasi kejadian, sekitar pukul 02.15 WIB Tim rescue Kantor Basarnas Yogyakarta langsung melakukan proses evakuasi dibantu, BPBD, PMI dan MDMC DIY. Satu jam kemudian tepatnya pada pukul 03.11 WIB, korban berhasil dievakuasi tapi sudah dalam kondisi meninggal dunia.

"Korban dibawa dengan menggunakan ambulans nilik PMI Kulonprogo ke RSUD Wates untuk dilakukan otopsi oleh Inafis Polres Kulonprogo," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kulon progo

Sumber : harianjogja.com

Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top