Enam Titik Exit Tol Solo-Jogja Diketahui

Enam titik exit dan entry tol disiapkan sepanjang jalur tol Solo-Jogja-Bawen yang masuk di wilayah DIY.
Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak - Bisnis.com 18 Agustus 2019  |  08:34 WIB
Enam Titik Exit Tol Solo-Jogja Diketahui
Ilustrasi Tol Solo/Semarang.

Bisnis.com, YOGYAKARTA — Enam titik exit dan entry tol disiapkan sepanjang jalur tol Solo-Jogja-Bawen yang masuk di wilayah DIY. Keenam titik tersebut disiapkan mulai dari Purwomartani (Kalasan) hingga Westlake, Tirtoadi (Mlati).

Sekda DIY, Gatot Saptadi menjelaskan keenam pintu exit dan entry ini berada di enam lokasi berbeda sepanjang jalan tol Bawen-Jogja-Solo. Gatot menyebut, exit-entry tol dari timur berada di Purwomartani, Maguwoharjo, UPN, Monjali, Trihanggo dan Westlake (Tirtoadi).

"Itu ruas Jogja-Solo (yang tersambung dengan) Jogja-Bawen," katanya, Kamis (15/8/2019).

Dia menyebut, keberadaan exit dan entry tol itu tidak dipisahkan dari pusat ekonomi. Hal itu dilakukan untuk mencegah agar kendaraan tidak hanya sekadar melintasi Jogja. "Kalau titik exit dan entry tol tidak ada di sana (kendaraan) bisa bablas," kata Gatot.

Disinggung soal rencana pembangunan jalan tol yang melayang di atas Ringroad tersebut dengan keberadaan underpass baik di simpang Kentungan maupun rencana pembangunan underpass di simpang Gejayan, Gatot mengatakan keduanya tidak saling berkaitan.

Gatot juga menilai kedua proyek tersebut juga tidak akan saling terganggu. Selain beda fungsi, pelaksanaan pembangunan keduanya juga tidak dilakukan bersamaan. "Jalan tol tidak bisa dihubungkan langsung dengan underpass, jalan tol untuk kemudahan akses antar daerah sedangkan underpass untuk mengurai kemacetan perkotaan," katanya.

Terpisah, Kepala Bappeda DIY Budi Wibowo mengatakan keberadaan flyover Jombor dan underpass di Ringroad tidak akan mengganggu trase tol Bawen-Jogja-Solo. "Saya kira keberadaan flyover Jombor tidak akan berpengaruh. Nanti ditata. Bisa agak ke Selatan dikit," katanya.

Persoalan saat ini yang paling mendesak adalah bagaimana proyek ini segera dikerjakan. Pembangunan tol dan jalur kereta ke bandara harus terwujud. "Ini sesuatu yang harus dikerjakan. Tanpa ada sarana dan prasarana yang memadai, orang akan memilih ke (bandara) di Solo dibandingkan ke Kulonprogo," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
tol solo-yogyakarta

Sumber : JIBI/Harian Jogja

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top