Okupansi Hotel di Semarang 70 Persen pada September 2019

Okupansi hotel di Semarang pada awal September 2019 masih berada diangka 70%.
Alif Nazzala Rizqi
Alif Nazzala Rizqi - Bisnis.com 12 September 2019  |  18:20 WIB
Okupansi Hotel di Semarang 70 Persen pada September 2019
Ilustrasi

Bisnis.com, SEMARANG — Tingkat okupansi hotel di Kota Semarang belum menggembirakan. Pasalnya, okupansi hotel di Semarang pada awal September 2019 masih berada diangka 70%.

Wakil Ketua Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Tengah Bambang Mintosih mengatakan, tingkat okupansi memang masih belum bagus baru 70%, lebih rendah dibandingkan periode Juli dan Agustus yang mencapai 80%.

"Semarang trennya memang begitu okupansi belum menggembirakan di September. Tapi saya yakin tingkat okupansi akan kembali naik menjelang akhir tahun tepatnya di bulan November dan Desember," kata Bambang kepada Bisnis Kamis (12/9/2019).

Dia menambahkan, adanya beberapa event besar seperti konser Westlife dan Festival Kota Lama belum berpengaruh signifikan terhadap tingkat okupansi. Menurutnya, hanya beberapa hotel saja yang mendapatkan momen dari kedua event tersebut.

"Saya menyarankan pemerintah harus mempunyai banyak event besar agar bisnis perhotelan semakin berkembang. Dengan banyaknya event besar tentunya banyak wisatawan domestik maupun mancanegara yang akan menginap," tuturnya.

Sementara itu, lanjut dia untuk meetings, incentives, conferences and exhibitions (MICE) di Semarang mempunyai market yang cukup bagus. Pasalnya, banyak instansi pemerintah yang mengadakan rapat kerja pada September tahun ini.

Sebagai informasi, dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah mencatat jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung melalui pintu masuk Bandara Ahmad Yani pada Juli 2019 tercatat hanya sebanyak 1.885 kunjungan.

Jumlah tersebut mengalami penurunan sebesar 4,22% dibandingkan bulan Juni yang tercatat mencapai 1.968 kunjungan. (k28)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
perhotelan, semarang

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top