Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Angin Kencang di Lereng Merbabu Rusak Lahan Perkebunan

Bencana angin kencang yang melanda di lereng Gunung Merbabu, Magelang, pada Mingg (17/11/2019), turut merusak sejumlah lahan perkebunan.

Bisnis.com, SEMARANG - Bencana angin kencang yang melanda di lereng Gunung Merbabu, Magelang, pada Mingg (17/11/2019), turut merusak sejumlah lahan perkebunan.

Saryanto, salah satu petani di Desa Grenden, Kecamatan Pakis, Kab. Magelang, menyampaikan bencana angin kencang yang melanda lereng Gunung Merbabu tidak hanya merusak rumah warga, tetapi juga berdampak terhadap lahan pertanian.

“Tidak rumah saja, ini tanaman juga rusak dibawa angin,” ujarnya, seperti dikutip dari siaran resmi Pemkab Magelang, Selasa (19/11/2019).

Bencana angin kencang tersebut terjadi sepanjang hari Minggu. Meski tidak separah pada pertengahan Oktober 2019 kemarin, fenomena alam itu berdampak terhadap perekonomian masyarakat.

Pasalnya, ekonomi masyarakat belum pulih, tetapi harus kembali mengeluarkan biaya ekstra untuk memperbaiki rumah dan lahan pertaniannya yang terancam gagal panen.

Para petani terpaksa mengulang proses tanam dengan membeli plastik mulsa seharga Rp 600.000 per gulung, dan bibit baru dikisaran Rp200.000. Modal itu belum termasuk biaya pupuk dan tenaga perawatan.

“Setelah angin pertama belum panen, sekarang juga rusak lagi, modal sudah habis,” keluh Saryanto.

Senada dengan Saryanto, salah satu warga Dusun Kiyudan Desa Ketundan Kecamatan Pakis Suroso juga menghadapi paceklik paska bencana angin kencang itu.

“Rumah saya rusak atapnya. Padahal baru diperbaiki selesai awal bulan ini,” ujarnya.

Suroso mengaku kini kesulitan mencari pengganti sebagian genting atap rumahnya. Jika pada bencana awal masih ada bantuan dari relawan, tapi saat ini belum ada lagi bantuan. Sementara kondisi ladang yang biasa diandalkan juga rusak disapu angin beserta tanamnya.

Baik Suroso dan Saryanto, maupun warga lereng Merbabu lainnya tentunya berharap bantuan untuk memperbaiki rumah dan ladang mereka.

Sesuai data BPBD Kabupaten Magelang, angin kencang pada Minggu, (17/11/2019) melanda empat dusun, yakni Dusun Kiyudan, Kecitran, Krembuyungan, dan Semampiran di Desa Ketundan, Kecamatan Pakis. Kejadian pada pukul 03.00 WIB tersebut mengakibatkan sedikitnya 76 rumah rusak ringan dan 1 rumah rusak sedang.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Hafiyyan

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper