Tidak Hanya Telor Asin, Brebes Ingin Dorong Ekonomi Dengan Kawasan Industri

Pemerintah Kabupaten Brebes cukup optimistis pembangunan dua kawasan ekonomi strategis ini akan menopang pertumbuhan Brebes hingga ke level 7 persen pada 2020.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 06 Februari 2020  |  11:42 WIB
Tidak Hanya Telor Asin, Brebes Ingin Dorong Ekonomi Dengan Kawasan Industri
Kendaraan melintas di jalan tol Pejagan-Pemalang, Brebes Timur, Jawa Tengah, Kamis (9/5/2019). - ANTARA/Oky Lukmansyah

Bisnis.com, SEMARANG - Percepatan pembangunan Kawasan Industri Brebes (KIB) dan Kawasan Peruntukan Industri Brebes (KPIB) diproyeksikan turut mendorong perbaikan pertumbuhan ekonomi di Kabupten Brebes.

Dalam keterangan resminya, Pemerintah Kabupaten Brebes cukup optimistis pembangunan dua kawasan ekonomi strategis ini akan menopang pertumbuhan Brebes hingga ke level 7 persen pada 2020.

Bupati Brebes Idza Priyanti mengatakan guna mencapai pertumbuhan ideal tersebut, pihaknya mengajak semua stakeholder untuk bersiap untuk mendorong terwujudnya KIB dan KPIB, terlebih masyarakat Brebes.

Idza juga menyampaikan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 7 persen juga perlu komitmen dan dukungan bersama, agar investasi meningkat namun tetap memperhatikan lingkungan.

“Agar dapat mencapai pertumbuhan ekonomi tujuh persen, kita harus membuka iklim investasi seluas-luasnya, mendorong tumbuhnya ekspor, peningkatan SDM, pertumbuhan sektor alternatif lain dan mempertahankan lahan pertanian produktif agar kedaulatan pangan tetap terjaga”,  kata Idza sebagaimana dikutip, Kamis (6/2/2020).

Kawasan Industri Brebes menjadi salah satu proyek yang sedang dogenjot baik pemerintah tingkat daerah maupun tingkat pusat. Dalam Perpres No.79/2019, pemerintah mengestimasi alokasi investasi untuk mendorong mempercepat KIB sebanyak Rp2 triliun.

Sementara itu, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Undip Maruto Umar Basuki menyampaikan, saat ini pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Brebes hampir mendekati 6 persen. Dengan begitu, dalam satu dua tahun mendatang, capaian 7 persen menurutnya bisa diraih.

Maruto menuturkan Brebes cukup diuntungkan dengan program prioritas nasional KIB. Namun, perlu kurikulum tambahan terkait kebutuhan tenaga kerja di KIB yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia industri.

Wakil Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Diponegoro Firmansyah menambahkan tentang pentingnya penyerapan tenaga kerja lokal Brebes dalam pembangunan KIB. Pemerintah juga diharapkan dapat mengutamakan industri berbasis pertanian.

“KIB harus mampu menyerap tenaga kerja lokal Brebes guna meningkatkan perekonomian masyarakat, selain itu, Pemerintah juga harus mengutamakan masuknya industri berbasis Pertanian, sebab Brebes merupakan daerah Pertanian meskipun industri lain juga harus terus dirayu”, terangnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kawasan industri, ekonomi daerah

Editor : David Eka Issetiabudi
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top