Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Didera Corona, Jateng Catat Pertumbuhan Ekspor di Atas 4 Persen Selama Februari

Di tengah amukan wabah Virus Corona atau Covid - 19, ekspor Jawa Tengah pada bulan Februari hanya mampu tumbuh tipis di angka 4,37%.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 23 Maret 2020  |  20:35 WIB
Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Emas di Semarang, Jawa Tengah. - Antara/Aditya Pradana Putra
Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Emas di Semarang, Jawa Tengah. - Antara/Aditya Pradana Putra

Bisnis.com, SEMARANG - Di tengah amukan wabah Virus Corona atau Covid - 19, ekspor Jawa Tengah pada bulan Februari hanya mampu tumbuh tipis di angka 4,37%.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) yang baru-baru ini dirilis menunjukkan, ekspor Jateng mencapai US$1,47 miliar. Nilai ini lebih tinggi dibandingkan Februari tahun lalu yang hanya US$1,41 miliar.

Kendati demikian, kontribusi ekspor Jateng terhadap total ekspor nasional hanya berada di peringkat 8 besar. Ekspor Jateng masih kalah dibandingkan dengan Jawa Barat yang kontribusinya mencapai 17,13% atau Banten senilai 5,95%, meski secara persentase ada kenaikan yakni 5,34%.

Soal kinerja ekspor tersebut, sebelumnya juga pernah disinggung Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan (KPP) Bea Cukai Tipe Madya Tanjung Emas Anton Martin.

Anton mengungkapkan bahwa berdasarkan data eksportasi melalui pelabuhan Tanjung Emas sampai dengan 29 Februari 2020 masih normal dibandingkan tahun lalu.

Hal ini dikarenakan komoditi andalan ekspor Jateng yakni garment, furniture, tekstil ke USA, Jepang, dan Uni Eropa masih lebih besar porsinya dibandingkan ke China.

Namun demikian, menurutnya kondisi ini juga sangat tergantung dengan kondisi negara tujuan ekspor. Apalagi covid-19 sudah menyebar ke berbagai negara. "Seperti yang saya sampaikan di atas tergantung dengan sikon dari negara mitra dagang kita," kata Anton yang dikutip, Senin (23/3/2020).

Di satu sisi, kondisi China yang berangsur normal juga membuat kebutuhan pasokan bahan baku industri mulai terbuka. Apalagi, pekan lalu ada kapal dari Shanghai China yang mulai masuk ke Pelabuhan Tajung Emas.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekonomi jateng
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top