Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Akhir Pekan Ini, Candi Borobudur Siap Dibuka

Pembukaan akan dilakukan bertahap dan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
Alif Nazzala R.
Alif Nazzala R. - Bisnis.com 10 Juni 2020  |  15:37 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (tengah) saat melakukan simulasi di Candi Borobudur. - Ist
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (tengah) saat melakukan simulasi di Candi Borobudur. - Ist

Bisnis.com, MAGELANG - Kabar bahagia untuk traveler yang sudah rindu piknik, mulai akhir pekan ini Candi Borobudur mulai dibuka untuk wisatawan.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan pembukaan akan dilakukan bertahap dan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Setelah ditutup selama tiga bulan, sejak 20 Maret 2020, hari ini, Rabu (10/6/2020) Candi Borobudur mulai disiapkan untuk dibuka kembali.

Ganjar juga simulasi seandainya para wisatawan sudah diizinkan memasuki kawasan candi terbesar di dunia tersebut. Untuk kesiapan pembukaan Candi Borobudur, Ganjar bersama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko melakukan simulasi. Dalam simulasi tersebut dipraktekkan penerapan protokol kesehatan sejak pintu gerbang sampai di depan anak tangga pertama Candi Borobudur.

"Dari awal (peraturannya) sangat rigid. Saya harap masyarakat tahu meski nanti akan ada guide. Ini akan jadi obat rindu. Kehati-hatian tetap kita lakukan," kata Ganjar melalui siaran persnya.

Sejak tiba di pintu gerbang peraturan protokol kesehatan mulai dilakukan dengan penyemprotan disinfektan pada seluruh mobil yang masuk. Setelah masuk, pengunjung turun dari mobil di drop off. Kemudian secara antre pada garis-garis kotak mereka harus cuci tangan di wastafel yang telah disiapkan pengelola. Sebelum berjalan menuju loket, pengunjung harus memasuki bilik disinfektan yang menyemprotkan air sabun.

Jaga jarak jadi peraturan yang banyak diterapkan. Termasuk di loket dan pintu masuk ke Candi. Jika pengunjung enggan mengantre panjang, pengelola juga menyiapkan loket elektronik. Terakhir pemeriksaan suhu badan, dilakukan bersamaan dengan pemeriksaan barang-barang bawaan. Ketika ada pengunjung yang suhu badannya mencapai 37,8 derajat celsius dia dipersilakan balik kanan.

"Kita akan coba dari awal agar bisa menyiapkan SOP wisata yang aman sehingga tidak ada penularan. Semoga ini memberi informasi kepada masyarakat," kata Ganjar.

Jika SOP tersebut bisa ditepati oleh pengelola Candi Borobudur, bukan tidak mungkin akan jadi percontohan untuk diterapkan di destinasi wisata di Jawa Tengah. Untuk uji coba, Ganjar mempersilakan akhir pekan ini dilakukan.

"Minggu depan boleh buka untuk 100 orang. Mungkin teman-teman wartawan yang mengawali. Terus 200 orang, bisa untuk teman-teman yang ingin memberi penilaian," ujarnya.

Namun sebelum akhirnya benar-benar dibuka, Ganjar menegaskan setidaknya di kawasan sekitar Candi Borobudur mesti menepati selama 14 tidak ada penambahan kasus positif Covid-19.

Hal itu juga jadi landasan pihak pengelola yang hanya akan membuka pintu Candi Borobudur untuk maksimal 5000 orang setiap hari atau hanya 20 persen dari total kunjungan di hari normal.

"Kita lihat selama 14 hari ke depan. Kalau konsisten ada penurunan akan kita buka. Ini akan jadi obat rindu. Banyak keluhan dari pelaku usaha pariwisata maupun masyarakat, karena video saja tidak cukup," katanya. (k28)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

borobudur jateng
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top