Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Anggap Corona Berlalu, Bupati Karanganyar: Kita Berdoa, Covid-19 Juga Makhluk Tuhan

Juli menganggap, virus corona sudah berlalu. Pihaknya tidak ingin terlalu larut di dalam pandemi Covid-19.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 30 Juni 2020  |  11:58 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat melantik Bupati Karanganyar Juliyatmono,Sabtu (15/12). JIBI/BISNIS - Alif Nazzala Rizqi
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat melantik Bupati Karanganyar Juliyatmono,Sabtu (15/12). JIBI/BISNIS - Alif Nazzala Rizqi

Bisnis.com, JAKARTA -  Bupati Karanganyar Juliyatmono menuturkan pendekatan penanganan virus corona penyebab Covid-19 mesti dilakukan secara spiritual sembari berupaya menghidupkan kembali sentra perekonomian di daerah melalui pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBD) perubahan.

Artinya, menurut Juli, masyarakat dapat berdoa sambil berikhtiar untuk tidak larut di dalam pandemi Covid-19 dan berfokus untuk memulihkan perekonomian akibat pandemi Covid-19.

Juli menganggap, virus corona sudah berlalu. Pihaknya tidak ingin terlalu larut di dalam pandemi Covid-19.

“Kita berdoa kepada Tuhan karena Covid-19 ini juga mahkluk Tuhan. Pendekatannya harus dengan cara-cara spiritualitas, berdoa sambil ikthiar. Tetapi untuk menggerakkan ekonomi kami mohon izin supaya APBD perubahan bisa segera dibahas,” tutur dia di hadapan Presiden Joko Widodo secara virtual pada Selasa (30/6/2020).

Dia mendesak agar segera dilakukan pembahasan APBD untuk menggerakkan perekonomian di daerah akibat dampak pandemi Covid-19.

“Kami hanya mohon izin Pak Gubernur [Ganjar Pranowo] melalui bapak presiden kami sudah mengusulkan untuk memulai menggerakan ekonomi haru melalui pemabasahan APBD perubahan. Karena semua anggaran kemarin kita refocusing khusus untuk menangani dampak Covid-19 ini,” tuturnya.

Pihaknya telah melayangkan surat kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian untuk meminta izin membahas APBD perubahan.

“APBD perubahan ini untuk mengembalikan refocusing anggaran kemarin yang digunakan untuk menangani dampak pandemi Covid-19,” ujarnya.

Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja kedua di tengah pandemi Covid-19. Dia bersama rombongan bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Inodnesia-1 ke Jawa Tengah, Selasa (30/6/2020) pagi.

Secara umum ada dua agenda Jokowi di Jawa Tengah, yakni memantau penanganan Covid-19 dan terkait ekonomi.

Berdasarkan data Gugus Tugas Covid-19, laju penambahan kasus positif baru di Jawa Tengah cukup kencang dalam satu pekan terakhir. Per 29 Juni 2020, provinsi yang dipimpin oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melaporkan 198 orang baru terinfeksi virus dalam satu hari. Dengan demikian total pasien terkonfirmasi positif, secara akumulasi, sebanyak 3.680 orang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kabupaten karanganyar Virus Corona covid-19
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top