Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Erupsi Merapi Ancam Magelang, Klaten, Boyolali, Evakuasi tetap Patuhi Protokol Covid-19

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut ada tiga daerah yang rawan jika Gunung Merapi mengalami erupsi.
Alif Nazzala Rizqi
Alif Nazzala Rizqi - Bisnis.com 08 Juli 2020  |  13:45 WIB
Desa Ngargomulyo Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang (Jawa Tengah) terjadi hujan abu setelah erupsi Gunung Merapi, Sabtu 20 Juni 2020. - Antara
Desa Ngargomulyo Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang (Jawa Tengah) terjadi hujan abu setelah erupsi Gunung Merapi, Sabtu 20 Juni 2020. - Antara

Bisnis.com, KLATEN - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut ada tiga daerah yang rawan jika Gunung Merapi mengalami erupsi.

Menurutnya, wilayah rawan di Jawa Tengah jika Gunung Merapi erupsi, yakni Klaten, Boyolali dan Magelang. Ganjar mengatakan tingkat kesadaran bencana masyarakat di tiga wilayah sangat baik. Namun yang jadi catatan Ganjar adalah saat ini kondisinya masih dalam masa Pandemi.

"Kalau warga sebenarnya sudah siap, cuma ini kan suasananya lagi (pandemi) Covid-19. Harus ada latihan evakuasi. Juga harus ada tambahan tenaga medis yang bisa menjelaskan ini ke masyarakat saat mengungsi. Juga desa paseduluran sudah siap juga," kata Ganjar Rabu (8/7/2020).

Desa paseduluran atau sister village adalah kemitraan antardesa yang jika bencana, warganya bisa langsung menuju desa paseduluran yang telah ditetapkan. Dengan adanya desa paseduluran, warga terdampak bencana tidak bingung lagi kemana harus mengungsi.

Ganjar mengatakan untuk latihan evakuasi tersebut bakal dilakukan secepatnya. Karena dirinya juga masih menunggu beberapa hal tuntas dikerjakan, termasuk jalur evakuasi.

"Maka kita akan buat simulasi dalam waktu dekat. Bagaimana cara mengungsi dan memastikan shelternya baik. Shelter baik itu adalah yang sesuai protokol kesehatan covid. Kalau itu kita siapkan, maka masyarakat akan peduli," ujarnya.

Selain manusia, latihan evakuasi tersebut juga bakal mengusung hewan-hewan ternak warga. Ganjar mengatakan pada erupsi-erupsi sebelumnya warga yang sudah mengungsi tergoda untuk kembali ke rumah karena hewan ternak yang dia tinggal.

"Ternak ini masuk evakuasi. Karena sesuai pengalaman, kalau ternak ditinggal akan memancing masyarakat untuk kembali ke sini. Maka nanti kita gandeng perguruan tinggi yang juga menyediakan pakannya," kata Ganjar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

magelang boyolali klaten gunung merapi covid-19
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top