Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemkot Semarang Minta Perusahaan Perketat Implementasi Protokol Kesehatan

Untuk memastikan protokol kesehatan dilaksanakan di perusahaan-perusahaan, pihaknya akan menempatkan petugas gabungan.
Alif Nazzala R.
Alif Nazzala R. - Bisnis.com 09 Juli 2020  |  19:58 WIB
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (ketiga kiri) bersama Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis (ketiga kanan), dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (kedua kiri) mengunjungi pusat perbelanjaan modern di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (20/6/2020). Kunjungan di pasar tradisional dan pusat perbelanjaan modern di Kota Semarang itu untuk memastikan kesiapan personel TNI-POLRI dalam mengawal penerapan protokol kesehatan di tempat keramaian guna mencegah penyebaran Covid-19. - Antara/Aji Styawan
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (ketiga kiri) bersama Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis (ketiga kanan), dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (kedua kiri) mengunjungi pusat perbelanjaan modern di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (20/6/2020). Kunjungan di pasar tradisional dan pusat perbelanjaan modern di Kota Semarang itu untuk memastikan kesiapan personel TNI-POLRI dalam mengawal penerapan protokol kesehatan di tempat keramaian guna mencegah penyebaran Covid-19. - Antara/Aji Styawan

Bisnis.com, SEMARANG — Pemerintah Kota Semarang memperingatkan kepada tiap perusahaan untuk tegas dalam menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan untuk memastikan protokol kesehatan dilaksanakan di perusahaan-perusahaan, pihaknya akan menempatkan petugas gabungan untuk rutin melakukan patroli di perusahaan dan pabrik.

"Hal ini mengingat klaster baru yang muncul kemudian menambah angka kasus positif di Kota Semarang yaitu dari klaster perusahaan," kata Hendi sapaan akrabnya, Kamis (9/7/2020).

Hendi menerangkan, pihaknya selama ini sudah menempatkan petugas patroli yang merupakan gabungan dari unsur TNI, Polri, dan Pemerintah kota Semarang.

Petugas gabungan sebelumnya dipusatkan bertugas di dua titik. Pertama melakukan patroli di kecamatan, kelurahan dan wilayah kota dan yang kedua bertugas di pos penjagaan delapan titik perbatasan Kota Semarang.

"Kita selama ini telah melaksanakan patroli yang merupakan gabungan dari TNI, Polri dan Pemerintah Kota Semarang. Pertama melakukan Patroli di kecamatan, kecamatan dan wilayah kota. Kedua, menempatkan pos penjagaan di delapan titik perbatasan kota semarang," ujarnya.

Dia menerangkan, jika dalam waktu dekat, personel yang ditugaskan di pos perbatasan akan dialihkan untuk melakukan patroli di kawasan perusahaan dan pabrik di Kota Semarang dan bertugas melakukan patroli khusus memantau SOP kesehatan di perusahaan dan pabrik.

Hendi ingin adanya upaya bergerak bersama dari pihak perusahaan dan pemerintah. Perusahaan menegakkan SOP protokol kesehatan seperti penyemprotan disinfektan, sementara Pemerintah Kota Semarang akan mendukung patroli guna mengingatkan.

"Agendakan setiap hari ada penyemprotan disinfektan, kemudian dari pemkot akan melakukan patroli di kawasan industri untuk mengingatkan tentang SOP kesehatan," tegasnya.

Hendi pun menegaskan jika patroli tersebut mulai dilaksanakan hari ini (kemarin). "Dan ini sudah berlaku mulai hari ini (9/7), karena kemarin kita sudah koordinasi dengan segenap Forkompinda dengan jajaran Polsek, Danramil, teman-teman Camat dan Lurah," katanya. (k28)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng semarang
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top