Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pembangunan Fisik Kota Semarang Melambat

Semarang mengalami perlambatan laju ekonomi dengan sepinya hotel, restoran, hiburan, serta tempat wisata yang ada.
Alif Nazzala R.
Alif Nazzala R. - Bisnis.com 05 Agustus 2020  |  06:47 WIB
Pembangunan Fisik Kota Semarang Melambat
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang harus kehilangan Rp1,1 triliun anggaran pembangunan daerah, yang telah direncanakan sebelum masa pandemi Covid-19.

Pasalnya, Kota Semarang yang telah bertransformasi sebagai kota pariwisata, mengalami perlambatan laju ekonomi dengan sepinya hotel, restoran, hiburan, serta tempat wisata yang ada. Alhasil, pajak daerah yang masuk ke Pemerintah Kota Semarang pun mengalami penurunan yang sangat tajam.

Namun meskipun begitu, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi meyakini bahwa kotanya dapat beradaptasi dengan perubahan aktivitas yang terjadi, sehingga perekonomian di kota yang dipimpinnya tersebut dapat bangkit, meski perlahan.

Untuk itu, Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi tersebut, berharap masyarakat dapat mendukungnya, dengan beraktivitas sesuai protokol kesehatan.

"Kita sekarang ada di wilayah pandemi Covid-19, yang sebagian orang meyakini bahwa Covid-19 berbahaya, dan sebagian lain meyakini ini adalah konspirasi. Tetapi apapun alasannya, mulai Maret hingga sekarang Saya melihat dengan mata kepala sendiri, saudara-saudara kita yang positif bahkan sampai meninggal, oleh karena itu jangan pernah menganggap remeh virus ini dengan tetap menerapkan SOP kesehatan," kata Hendi melalui siaran persnya Selasa (4/8/2020).

Di sisi lain, dengan sisa anggaran yang ada, Hendi memilih untuk membuat skala prioritas dalam pemanfaatannya.

"Mohon maaf jika pembangunan fisik di Kota Semarang sedikit terhambat tahun ini, karena kami bersepakat mempertahankan dana untuk sarana umum dan tempat ibadah,” tegas Hendi.

Dia juga menitip pesan agar masyarakat mendoakan Kota Semarang agar terhindar dari bencana dan dijauhkan dari semua penyakit, dan jangan takut beraktifitas asal tetap menerapkan SOP kesehatan. (k28)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng kota semarang
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top