Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Enam Bulan Pandemi Covid-19, Begini Geliat Bandara Ahmad Yani Terkini

Peningkatan jumlah penumpang mulai terjadi di bulan Juni.
Alif Nazzala R.
Alif Nazzala R. - Bisnis.com 02 September 2020  |  12:45 WIB
Salah satu sudut terminal baru Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (7/6). - Bisnis/Yustinus Andry
Salah satu sudut terminal baru Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (7/6). - Bisnis/Yustinus Andry

Bisnis.com, SEMARANG - Pandemi Covid-19 di Indonesia memiliki dampak yang signifikan terhadap dunia penerbangan, khususnya pada trafik pergerakan pesawat, penumpang, dan kargo di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang.

General Manager PT Angkasa Pura I, Hardi Ariyanto mengatakan, penurunan jumlah penumpang sejak awal pandemi bulan Maret sampai bulan Mei mengalami penurunan sebesar 95 persen yaitu dari 44.204 menjadi 2.329 penumpang.

Sedangkan peningkatan jumlah penumpang mulai terjadi di bulan Juni, dimana pada periode ini mengalami peningkatan sebesar 990 persen, dari 2.329 penumpang pada bulan Mei menjadi 25.390 penumpang di bulan Juni.

"Secara total, pada bulan Januari sampai dengan Agustus 2020 jumlah penumpang yang berangkat maupun datang ke Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang mencapai angka 1 juta penumpang," ucapnya melalui keterangan tertulis, Rabu (2/9/2020).

Khusus bulan Agustus, selain peningkatan pada jumlah penumpang, juga terjadi peningkatan pada jumlah pergerakan pesawat sebesar 27 persen dimana dari 834 pesawat pada bulan Juli menjadi 1.064 pesawat di bulan Agustus.

"Peningkatan juga terjadi pada jumlah pergerakan kargo, yaitu sebesar 20 persen dari 553.564 kg pada bulan Juli menjadi 664.913 kg pada bulan Agustus," imbuhnya.

Hardi menerangkan, hal itu sejalan dengan diberlakukannya aturan baru sehingga memudahkan para pengguna jasa yang ingin bepergian menggunakan pesawat udara.

"Peningkatan kapasitas angkut penumpang pesawat udara yang awal mulanya sebesar 50 persen menjadi 70 persen dan masa berlaku rapid test / PCR menjadi 14 hari," terangnya.

Selain itu, untuk meningkatkan jumlah wisatawan yang datang ke Semarang, pihaknya menjalin kerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang untuk peningkatan layanan promosi kebudayaan dan pariwisata.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada stakeholder atas kerja sama yang baik dalam mengawal pencegahan penyebaran Covid-19 serta mendukung peningkatan trafik pesawat,” katanya. (k28)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

semarang bandara ahmad yani semarang
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top