Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pasar Cepogo Boyolali Kebakaran Menjelang Pemindahan Pedagang

Pedagang di Pasar Cepogo yang jumlahnya total 1.195 orang mulai Januari 2021 akan dipindahkan ke pasar yang baru di Desa Mliwis berjarak sekitar 500 meter dari pasar lama.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 18 September 2020  |  13:32 WIB
Ilustrasi. - Antara/Novrian Arbi
Ilustrasi. - Antara/Novrian Arbi

Bisnis.com, BOYOLALI - Aparat Kepolisian Resor Boyolali masih menyelidiki penyebab kebakaran yang meludeskan kios-kios di Pasar Cepogo, Desa/Kecamatan Cepogo, Boyolali, Jawa Tengah, pada Kamis (17/9/2020).

"Penyebab munculnya api masih dalam penyelidikan," kata Kepala Polsek Cepogo Polres Boyolali AKP Wahidin di sela olah tempat kejadian perkara di Pasar Cepogo Boyolali, Jumat (18/9/2020).

Kepolisian masih menunggu hasil olah tempat kejadian perkara dari Tim Laboratorium Forensik Kepolisian Daerah Jawa Tengah.

Wahidin menjelaskan bahwa menurut keterangan saksi yang melapor ke polisi kebakaran di Pasar Cepogo berawal dari los di bagian selatan pasar pada Kamis (17/9) sekitar pukul 18.30 WIB.

"Kami langsung menghubungi pemadam kebakaran dan beberapa saat mereka langsung datang ke lokasi. Sejumlah warga juga ikut bantu memadamkan," katanya.

Kepala UPT Pasar Cepogo Dinas Perindustrian dan Perdagangan Boyolali Mulyadi mengatakan kebakaran di Pasar Cepogo Boyolali terjadi di Blok A, B, dan C, tempat 41 los dan 552 kios berada. Kios yang terbakar kebanyakan kios makanan dan pakaian.

"Ada beberapa kios dan los yang selamat," kata Mulyadi.

Mulyadi menjelaskan, pemerintah akan membersihkan area pasar yang terbakar dalam tiga hari ke depan dan membangun tempat berjualan sementara untuk para pedagang.

"Kami langkah selanjutnya membersihkan pasar yang terbakar, mendirikan pasar darurat dengan terpal," katanya.

Ia menambahkan, pedagang di Pasar Cepogo yang jumlahnya total 1.195 orang mulai Januari 2021 akan dipindahkan ke pasar yang baru di Desa Mliwis berjarak sekitar 500 meter dari pasar lama.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng boyolali

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top