Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kisah Alfian Berhasil Berinovasi Makanan Beku di Tengah Pandemi

Ia memperhatikan kualitas dan citarasa kebabnya, agar tetap baik dan konsisten.
Muhammad Faisal Nur Ikhsan
Muhammad Faisal Nur Ikhsan - Bisnis.com 01 Oktober 2020  |  08:33 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Bisnis.com, SEMARANG – Alfian memulai usahanya sejak 2015 lalu. Dari sebuah gerai kecil di pinggir jalan, ia menjajakan kebab ke konsumen yang berlalu lalang.

Namun, pada 2018 lalu ia mulai mengembangkan produknya ini. “Awalnya kita ada temen di Jakarta yang mau nyobain kebab, akhirnya kita coba buat kebab frozen,” jelas Alfian.

Dari permintaan ini, ia mulai membuat percobaan. Percobaan pertamanya gagal karena kebab yang dikirim sudah basi karena proses pengiriman yang terlalu lama. “Akhirnya kita buat tanpa sayur dan dagingnya kita buat setengah matang supaya lebih awet,” tambahnya.

Di masa pandemi ini, kebab frozen buatannya ini lebih laris daripada biasanya. Salah satu alasannya adalah karena konsumen menginginkan alternatif makanan yang lebih awet, sehingga mengurangi intensitas keluar rumah.

Ia mengakui tidak ada strategi khusus yang ia lakukan untuk mempromosikan dagangannya ini. Satu-satunya hal yang benar-benar ia perhatikan adalah kualitas dan citarasa kebabnya ini, agar tetap baik dan konsisten. Hal ini dilakukan supaya pelanggannya tidak kecewa dan tetap melakukan repeat order.

Selain karena pandemi, omzet penjualan Alfian semakin meroket setelah sempat dipromosikan di akun sosial media Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa tengah. Lewat tagar #LapakGanjar, usaha yang dijalankan Alfian dapat semakin dikenal publik. “Efeknya lumayan, dari segi penjualan bisa bertambah sekitar 30% dari biasanya,” jelasnya. Ia juga mengakui bahwa tak hanya omzet penjualannya yang naik, tapi jumlah pelanggan tetapnya pun ikut bertambah.

Potensi bisnis makanan beku ini menjadi salah satu peluang menarik di masa pandemi. Pelaku UMKM seperti Alfian dapat memanfaatkan marketplace daring untuk mulai berualan dan menjaring konsumen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng kuliner
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top