Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Deformasi Merapi Terus Berlanjut, Guguran Sering Terjadi

Pascakenaikan level aktivitas Gunung Merapi dari Waspada menjadi Siaga aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih tinggi, namun aktivitas tersebut cenderung stabil.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 15 November 2020  |  19:24 WIB
Relawan mengamati aktivitas Gunung Merapi dari Pos Pantau Merapi Balerante di Kemalang, Klaten, Jawa Tengah, Jumat (13/11/2020). - Antara/Aloysius Jarot Nugroho.
Relawan mengamati aktivitas Gunung Merapi dari Pos Pantau Merapi Balerante di Kemalang, Klaten, Jawa Tengah, Jumat (13/11/2020). - Antara/Aloysius Jarot Nugroho.

Bisnis.com, MAGELANG - Aktivitas vulkanik Gunung Merapi di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta tinggi namun cenderung stabil, kata Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida.

"Memang kegempaan guguran saat ini sering terjadi, namun guguran berupa material vulkanik lama," kata Hanik usai memantau Gunung Merapi dari Pos Babadan di Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Minggu (15/11/2020).

Ia menyampaikan pascakenaikan level aktivitas Gunung Merapi dari Waspada menjadi Siaga aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih tinggi, namun aktivitas tersebut cenderung stabil.

"Hal tersebut tidak seperti aktivitas kegempaan pada erupsi Gunung Merapi tahun 2010. Dalam beberapa hari terakhir aktivitas guguran sering terjadi, namun guguran itu berasal dari material vulkanik lama," katanya.

Menurut dia, saat ini kubah lava Gunung Merapi belum tampak.

Ia menjelaskan magma Gunung Merapi sudah berada di permukaan, hal ini bisa dilihat dari deformasi atau penggelembungan perut gunung yang mencapai 12 centimeter per hari.

"Deformasi menandakan bahwa badan gunung mengembung akibat terdesak oleh magma," katanya.

Ia mengimbau masyarakat di lerang Gunung Merapi untuk selalu siaga dan mematuhi instruksi pemerintah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng gunung merapi

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top