Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ganjar Sebut Partisipasi Pemilih di Jateng Tembus 74,34 Persen

Secara umum pelaksanaan pemilihan kepala daerah atau Pilkada di Jawa Tengah berjalan lancar.
Alif Nazzala Rizqi
Alif Nazzala Rizqi - Bisnis.com 14 Desember 2020  |  15:23 WIB
Ganjar Sebut Partisipasi Pemilih di Jateng Tembus 74,34 Persen
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Semarang Jawa Tengah, Rabu (2/12 - 2020). Instagram @agusyudhoyono

Bisnis.com, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan partisipasi pemilih di Jawa Tengah dalam Pilkada 2020 mencapai 74,34 persen atau  naik 5,80 persen dari Pilkada 2015 lalu yang hanya 68,54 persen.

“Alhamdulillah, Pilkada berjalan lancar. Partisipasi (pemilih) meningkat total ada 74,34 persen. Iya justru semua kaget karena riset disampaikan ayo tunda Pilkada, ternyata partisipasi tinggi. Semua bisa datang dan tertib,” ujar Ganjar Pranowo Senin (14/12/2020).

Keberhasilan pesta demokrasi tersebut, menurut Ganjar tidak lepas dari upaya penyelenggara, para calon, partai politik dan relawan. Sehingga tahapan Pilkada dari awal sampai penghitungan berjalan lancar dan aman.

“Saya menyampaikan terimakasih kepada para calon, partai-partai pengusung dan pendukung termasuk para relawan karena mereka bisa menjaga kondisi ini. Mulai dengan tahapan nyoblos, hitung suara sampai quickount muncul. Biasanya ada ramai sampai hari ini bisa tenang dan tadi dievaluasi hampir di seluruh tempat di Indonesia relatif aman,” lanjutnya.

Namun, dari 21 kabupaten/kota yang melangsungkan Pilkada serentak, ada dua daerah di Jawa Tengah yang perlu mendapat perhatian karena memiliki selisih sedikit yakni Kabupaten Purworejo dan Rembang.

“Ada dua kabupaten yang menjadi perhatian karena selisihnya sedikit, Rembang dan Purworejo. Tapi tentu saja kita serahkan kepada para calon,” imbuhnya.

Sedangkan untuk para pasangan calon yang menang dalam hitung sementara, Ganjar berpesan untuk tidak melakukan selebrasi yang mengakibatkan kerumunan. Hal itu untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

“Yang menang tidak usah selebrasi dengan mengumpulkan dulu, dengan doa saja tunggu sampai pelantikan,” terangnya.

Selain angka partisipasi pemilih yang relatif tinggi, pelaksanaan Pilkada serentak terutama di Jawa Tengah belum berdampak terhadap penyebaran virus Covid-19. Namun, ia masih menunggu beberapa hari ke depan untuk memastikan apakah Pilkada berpengaruh terhadap angka penyebaran Covid-19 atau tidak.

“Sampai hari ini belum terasa, tapi kita menunggu kalau kena di situ maka setidaknya 4-7 hari. Sampai hari ini belum terlihat, karena memang kerumunan hampir-hampir tidak terjadi,” paparnya.

Sementara Ketua KPU Jawa Tengah, Yulianto Sudrajat menuturkan bahwa tingginya partisipasi pemilih pada Pilkada serentak 2020 di Jawa Tengah karena adanya dukungan dari stakeholder, salah satunya pemerintah daerah.

“Dari awal kita fokus sosialisasi Pilkada di tengah kondisi pandemi. Kita meyakinkan publik bahwa Pilkada di bawah kendali protokol kesehatan. Dan itu, terus kita kemas dalam sosialisasi lewat media massa dan dukungan Pemda, TNI, Polri, tokoh agama dan masyarakat,” terangnya.

Pelaksanaan Pilkada juga dipastikan bahwa masyarakat aman dalam memilih terutama dari ancaman Covid-19. Mulai dari teknis penjadwalan pemilih, fasilitas serta peralatan untuk menunjang protokol kesehatan.

“Bahwa jadwal sudah kita atur sedemikian rupa. Karena tingkat kepatuhan itu tergantung dari kenyamanan pemilih. Logistik protokol kesehatan lengkap, dan didampingi Gugus Tugas,” katanya. (k28)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ganjar pranowo gubernur jawa tengah Pilkada 2020
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top