Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Usai Vaksinasi Covid-19, Sebanyak 35 Warga Semarang Positif Corona

Dari 37.942 orang yang sudah divaksin dua kali tapi belum sampai 28 hari ada 35 orang atau 0,88 persen terkonfirmasi positif Covid-19.
Alif Nazzala R.
Alif Nazzala R. - Bisnis.com 17 Maret 2021  |  19:44 WIB
Usai Vaksinasi Covid-19, Sebanyak 35 Warga Semarang Positif Corona
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19. - Antara

Bisnis.com, SEMARANG - Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang M. Abdul Hakam membenarkan terdapat 35 warga Semarang yang terkonfirmasi positif Covid-19 usai melakukan vaksinasi tahap kedua.

"Dari 37.942 orang yang sudah divaksin dua kali tapi belum sampai 28 hari ada 35 orang atau 0,88 persen terkonfirmasi positif Covid-19," katanya, Rabu (17/3/2021).

Adapun, dari 35 orang itu terdiri dari 31 orang nakes, 3 orang ASN/non ASN dan sisanya swasta. Hakam mengatakan, ada empat orang yang bergejala, 2 di antaranya masuk rumah dinas dan dua lainnya masuk rumah sakit tapi tidak sampai ke ICU.

"Artinya meski sudah divaksin, tidak mencegah. Tapi paling tidak saat terpapar keluhan yang ditimbulkan tidak berat. Yang kena divaksin pertama ada 160 orang," jelasnya.

Hakam menuturkan, mayoritas tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 memiliki risiko yang cukup tinggi. Pasalnya, tenaga kesehatan mempunyai potensi besar terpapar Covid-19.

“35 orang itu sudah dinyatakan positif Covid-19. Yang bergejala ada 4 orang lainnya tidak bergejala. Nakes tidak mungkin dia tidak pakai masker, mungkin 5M nya teman-teman belum sempurna,” katanya.

Lebih lanjut, Hakam mengimbau kepada masyarakat yang sudah divaksin untuk tetap menjaga protokol kesehatan dengan menerapkan 5 M. (k28)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng semarang Virus Corona Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top