Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sejumlah Objek Wisata di Sukoharjo Ditutup karena Picu Kerumunan

Pelanggaran itu seperti pengunjung melepas masker hingga munculnya kerumunan massa.
Indah Septiyaning Wardhani
Indah Septiyaning Wardhani - Bisnis.com 16 Mei 2021  |  16:32 WIB
Spanduk bertuliskan kawasan wisata Gunung Sepikul ditutup dipasang pada Minggu (16/5/2021). - Ist/Satpol PP Sukoharjo
Spanduk bertuliskan kawasan wisata Gunung Sepikul ditutup dipasang pada Minggu (16/5/2021). - Ist/Satpol PP Sukoharjo

Bisnis.com, SUKOHARJO - Sejumlah tempat wisata di Kabupaten Sukoharjo terpaksa ditutup pada Minggu (16/5/2021). Sebelumnya, tempat wisata itu boleh buka selama libur Lebaran. Namun lantaran menimbulkan kerumunan, Pemkab akhirnya memutuskan tempat wisata itu ditutup.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo Heru Indarjo mengatakan objek wisata yang ditutup antara lain Gunung Sepikul, Batu Seribu, dan Gunung Pegat. Kawasan wisata tersebut ditutup karena ditemukan pelanggaran protokol kesehatan.

Pelanggaran itu seperti pengunjung melepas masker hingga munculnya kerumunan massa. "Masih ditemukan pelanggaran prokes di kawasan wisata seperti kerumunan massa. Ada juga yang tidak memakai masker sehingga untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona, kawasan wisata ditutup," kata Heru saat berbincang dengan JIBI, Minggu (16/5/2021).

Heru mengatakan petugas Satpol PP Sukoharjo melakukan patroli ke sejumlah tempat wisata selama libur Lebaran. Pemantauan dilakukan terkait penerapan protokol kesehatan oleh pengelola maupun pengunjung.

Sesuai aturan pengelola objek wisata wajib menerapkan protokol kesehatan. Salah satunya untuk mengantisipasi kerumunan massa dengan membatasi jumlah pengunjung maksimal 50 persen dari kapasitas.

Kepala Desa (Kades) Tiyaran, Kecamatan Bulu, Sunardi, mengatakan telah mematuhi kebijakan Pemkab Sukoharjo untuk menutup kawasan wisata Gunung Sepikul pada Minggu.

Penutupan dilakukan sebagai upaya mencegah penyebaran virus Corona. "Hari ini kami tutup kawasan wisata Gunung Sepikul. Kami mematuhi perintah Pemkab Sukoharjo," katanya.

Ia mengakui selama libur Lebaran jumlah pengunjung tempat wisata alam di Sukoharjo itu mengalami kenaikan dibanding hari biasa. Kenaikan jumlah pengunjung mencapai hingga 100 persen. Namun demikian pengunjung kawasan wisata Gunung Sepikul merupakan warga lokal dari wilayah Sukoharjo dan sekitarnya.

Kepala Desa (Kades) Karangasem, Kecamatan Bulu, Bambang Winarno, menyampaikan hal senada. Ia menuturkan jumlah pengunjung objek wisata Gunung Pegat naik 200 persen selama libur Lebaran.

Pengelola telah menerapkan protokol kesehatan secara ketat selama tempat wisata dibuka saat libur Lebaran. "Pengunjung yang tidak bermasker tidak boleh masuk. Petugas juga akan menegur jika ada pengunjung yang berkerumun," katanya.

Tempat wisata Gunung Pegat Sukoharjo menjadi alternatif bagi warga di wilayah Soloraya guna mengisi hari libur Lebaran. Apalagi ada kebijakan larangan mudik Lebaran sehingga warga di Soloraya menikmati libur Hari Raya Idulfitri dengan mengunjungi kawasan wisata alam Gunung Pegat.

Di objek wisata ini, pengunjung disuguhi eksotisme keindahan alam saat berada di puncak Gunung Pegat. Dari puncak gunung ini pengunjung dapat menyaksikan pemandangan alam lahan persawahan yang hijau hingga matahari terbit (sunrise) dari ufuk timur.

Suasana malam hari juga tak kalah eksotis. Suhu yang tidak begitu dingin dan dari puncak bisa melihat gemerlapnya lampu-lampu di Tawangmangu, Wonogiri, dan Sukoharjo. Pesona keindahan pemandangan tersebut begitu luar biasa.

Harga tiket masuk ke tempat wisata Gunung Pegat cukup murah meriah. Pengunjung hanya ditarik tiket masuk Rp2.000 per orang plus parkir kendaraan untuk sepeda motor Rp2.000 dan mobil Rp5.000.

Sementara untuk kolam renang anak, pengelola mematok harga tiket masuk senilai Rp5.000 per orang. Saat ini, Bambang mengatakan di hari biasa pengunjung yang datang sekitar 20 orang. Namun saat weekend atau hari libur jumlahnya mencapai 100 orang. "Tapi saat libur Lebaran ini jumlah pengunjung naik 200 persen," katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata jateng pemkab sukoharjo

Sumber : JIBI/Solopos

Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top